Showing posts with label Shalawat. Show all posts
Showing posts with label Shalawat. Show all posts

Sholawat Nabi: Pengertian & Dalil-Dalil Berkenaan dengan Sholawat

September 30, 2018 0
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Sholawat Nabi: Pengertian & Dalil-Dalil Berkenaan dengan Sholawat
Saat ini, banyak sekali album-album atau rekaman sholawat yang bermunculan di pasaran. Walaupun diantara kita sudah banyak yang mengetahui atau bahkan sering melantunkan bacaan sholawat tersebut, akan tetapi apakah kita sudah mengerti makna dan penjelasan dari setiap bait-bait sholawat yang ada?

Mengetahui kandungan beserta isi makna sholawat memang bukan hal yang wajib dimiliki oleh setiap ummat muslim, karena mengamalkannya saja dirasa sudahlah cukup mendapatkan ganjaran pahala dan keberkahan dari Allah S.W.T

Namun sebagai ummat muslim yang taat dan cinta terhadap Rasul-Nya, tak ada salahnya jikalau kita mau turut mendalami serta mencari arti dari sholawat tersebut. 

Tentunya hal ini akan menjadi nilai lebih untuk kita karena sesungguhnya setiap amal kita akan dihitung walaupun sebesar biji zarrah. 

Semoga dengan niat yang ada, bisa menghantarkan kita menuju Jannah-Nya serta memberikan Syafaat untuk kita di yaumil akhir kelak. Amiin ya robbal ‘alamin.
Pengertian Sholawat Nabi
Jika dilihat secara bahasa, sholawat merupakan bentuk jamak dari kata sholla atau sholat yang memiliki arti doa, kemulian, keberkahan, ibadah dan kesejahteraan.

Akan tetapi jika dilihat secara istilah, maka sholawat bermakna sebagai doa untuk nabi kita Rasulullah S.A.W sebagai bukti rasa cinta dan hormat kita kepadanya selaku ummatnya.

Tahukah anda, bahwasannya ada banyak sekali bacaan sholawat yang bisa kita jadikan sebagai amalan sehari-hari. Seperti Sholawat Nariyah, Sholawat Ibrahimiyah, Sholawat Al Fatih, Sholawat Al Nuraniyah dan lain sebagainya. Nanti kita akan bahas sholawat tersebut satu persatu.

Dari sekian bacaan sholawat yang ada, salah satu bacaan sholawat terpopuler adalah:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍAlloohumma sholli ‘ala Muhammad wa’ala aali Muhammad
Artinya: 
Semoga Allah melimpahkan rahmat dan kesejahteraan kepada Nabi Muhammad dan keluarganya

Bacaannya yang pendek dan mudah, membuat sholawat ini menjadi sholawat yang paling populer dikalangan ummat islam.

Ibnu Katsir pernah menjelaskan dalam tafsirnya bahwasannya makna dari sholawat nabi ini juga bisa berbeda-beda dilihat subyek yang mengucapkan kalimat tersebut. 

Apabila sholawat tersebut berasal dari Allah S.W.T, maka sholawat tersebut memiliki arti pemberian rahmat oleh Allah S.W.T kepada makhluk-Nya (Nabi Muhammad S.A.W)

Lalu, jika sholawat tersebut datang dari para malaikat, maka tandanya sholawat tersebut memilik arti pemberian ampunan. 

Sedangkan jika sholawat tersebut diucap dari mulut seorang mukmin, hal ini berarti sebagai bentuk doa supaya Allah selalu memberikan rahmat dan kesejahteraan untuk Nabi kita Muhammad S.A.W

Rasulullah S.A.W juga pernah menjanjikan bahwasanya barangsiapa yang bersholawat kepadanya, maka akan dijanjikan akan mendapatkan pahala yang banyak. Baik diucap maupun ditulis.
Dalil-Dalil Terkait Sholawat Nabi (Alquran & Hadits)
Selain dalil quran yang telah disebutkan di paragraf pertama, ada beberapa dalil yang menganjurkan kita untuk selalu bersholawat kepada Rasul, baik itu Al-Quran maupun Hadits.

Abu Hurairah R.A pernah meriwayatkan bahwasannya Rasulullah S.A.W pernah bersabda:

لاتجعلوابيوتكمولاتجعلواقبريعيداوصلواعليّفإنّصلاتكمتبلغنيحيثكنتم
Artinya:
Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian kuburan, dan janganlah kalian menjadikan kuburanku sebagai tempat perayaan, bersholawatlah kepadaku karena sesungguhnya ucapan sholawat kalian akan sampai kepadaku dimanapun kalian berada.” (HR. Abu Daud No. 2044 dengan sanad hasan)

Dilihat dari hadits tersebut bisa disimpulkan bahwa selain melarang kita untuk menjadikan rumah kita kuburan dan menjadikan kuburannya sebagai tempat perayaan, Rasulullah S.A.W juga menganjurkan kita untuk bersholawat kepadanya kapanpun dan dimanapun kita berada.

Annas bin Malik R.A pernah juga meriwayatkan bahwasannya Rasulullah S.A.W bersabda:
مَن صلَّى عليَّ صلاةً واحدةً، صَلى اللهُ عليه عَشْرَ صَلَوَاتٍ، وحُطَّتْ عنه عَشْرُ خَطيئاتٍ، ورُفِعَتْ له عَشْرُ دَرَجَاتٍ
Artinya:

Barangsiapa yang mengucapkan shalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat baginya sepuluh kali, dan digugurkan sepuluh kesalahan (dosa)-nya, serta ditinggikan baginya sepuluh derajat/ tingkatan (di surga kelak).” (HR An-Nasa’i No. 1297 dan Ahmad, shahih.)

Dalam hadits tersebut Rasulullah S.A.W menjelaskan bahwa bila kita mengucapkan sholawat kepada beliau satu kali, maka banyak sekali ganjaran yang akan kita dapat diantaranya:
  1. Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali.
  2. Digugurkan sepuluh kesalahan atau dosanya.
  3. Juga ditinggikan sepuluh derajatnya di Jannah-Nya kelak.
Selain anjuran untuk bersholawat kepada Rasul, Rasul juga ternyata melarang kita untuk bersikap Ghulluw dalam memuji Rasulullah S.A.W. Apa itu Ghulluw? Ghulluw adalah sikap berlebih-lebihan dalam beragama.

Dalam konteks ini, bersholawat kepada nabi, haram hukumnya jika berlebih-lebihan memujinya secara bathil. Seperti menjadikan nama atau sholawatnya untuk jimat, sesajen, atau bahkan sampai mengambil tanah kuburan Rasulullah S.A.W.

Rasulullah S.A.W pernah bersabda:

لاَ تُطْرُوْنِي كَمَا أَطْرَتِ النَّصَارَى ابْنَ مَرْيَمَ، فَإِنَّمَا أَنَا عَبْدُهُ، فَقُوْلُوْا عَبْدُ اللهِ وَرَسُوْلُهُ
Artinya:
Janganlah kalian berlebih-lebihan dalam memujiku, sebagai-mana orang-orang Nasrani telah berlebih-lebihan memuji ‘Isa putera Maryam. Aku hanyalah hamba-Nya, maka kata-kanlah: Abdullaah wa Rasuuluhu (hamba Allah dan Rasul-Nya)” (HR Al-Bukhari No: 3445)
Baca Juga
  1. Dakwah Islamiyah Yang Relevan Di Ponpres
  2. Mengenal Sholat Sebagai Rukun Islam Ke Dua
  3. Shalawat Mukhathab, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
  4. Shalawat Munjiyat, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
  5. Shalawat Nur Al Anwar, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya 
  6. Sholawat Al Nuraniyah atau Badawi Kubro, Bacaan Shalawat serta
  7. Sholawat Al-Fatih, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya
  8. Sholawat Ibrahimiyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya 
  9. Sholawat Nabi: Pengertian & Dalil-Dalil Berkenaan dengan Sholawat
  10. Sholawat Nariyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya -
  11. Sholawat vs Shalawat, Mana yang Benar Penulisannya? 

Baca Juga:
  1. Alasan Kerennya Jadi Santri
  2. Dakwah Ala Santri Nusantara
  3. Dakwah Islamiyah Yang Relevan Di Ponpres
  4. Identitas Santri Dengan Karakter Yang Ramah
  5. Ideologi Santri Nusantara
  6. Kewaskitaan Organisasi Para Santri
  7. Memerangi Kemunafikan Ala Santri
  8. Santri Tidak Boleh Berbuat Sekehendaknya
  9. Sikap Santri Di Era Generasi Millenial
  10. Tantangan Dakwah Santri Zaman Mellennial
☆☆☆☆☆

Sholawat Ibrahimiyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya

September 30, 2018 0
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Sholawat Ibrahimiyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya
اَللّـٰـهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَـيَّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى أٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى أَٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى أٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى أٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِى الْعٰلَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
Artinya:
Ya Allah, limpahkan sholawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana yang telah Engkau limpahkan pada Ibrahim dan keluarganya, berkatilah Muhammad dan keluarganya sebagaiman Engkau memberkati Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia

Seperti yang kita ketahui, sholawat ibrahimiyah merupakan sholawat yang biasa kita baca dalam sholat kita sehari-hari.

Selain itu, sholawat ibrahimiyah ini juga merupakan bentuk sholawat untuk Rasulullah S.A.W yang paling sempurna. Oleh karenanya, banyak para ulama yang mengistimewakan bentuk shalawat ini.

Hal itu dikarenalan adanya kesepakatan atas keshahihan riwayat yang menurunkan hadits ini sebagaimana Imam Bukhari dan Muslim pada dua kitab shahihnya, Imam Malik di dalam Kitab Al Muwatha’ nya, dan juga Imam Abu Dawud, Tirmidzi dan Nasa’i.

Rasulullah S.A.W juga pernah menerangkan bahwasannya barangsiapa yang mengamalkan atau membaca sholawat ini, maka beliau akan memberikan saksi untuknya pada hari kiamat kelak berupa suatu kesaksian serta syafaat.

Keterangan:
Ada beberapa ulama yang bersilih mengenai penyebutan “sayyidina” di dalam lafal sholawat ibrahimiyah ini, terutama pada bacaan sholat. Adapun memakai kata “sayyidina” atau tidak maka keduanya benar dan di perbolehkan.

Hal ini dikarenkan dua pendapat ini sama-saman memiliki hadits dengan kedudukan yang kuat. Adapun mayoritas masyarakat Indonesia lebih memilih menggunakan kata “sayyidina” baik itu di luar maupun di dalam sholat.
Baca Juga
  1. Dakwah Islamiyah Yang Relevan Di Ponpres
  2. Mengenal Sholat Sebagai Rukun Islam Ke Dua
  3. Shalawat Mukhathab, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
  4. Shalawat Munjiyat, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
  5. Shalawat Nur Al Anwar, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya 
  6. Sholawat Al Nuraniyah atau Badawi Kubro, Bacaan Shalawat serta
  7. Sholawat Al-Fatih, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya
  8. Sholawat Ibrahimiyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya 
  9. Sholawat Nabi: Pengertian & Dalil-Dalil Berkenaan dengan Sholawat
  10. Sholawat Nariyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya -
  11. Sholawat vs Shalawat, Mana yang Benar Penulisannya? 

Baca Juga:
  1. Alasan Kerennya Jadi Santri
  2. Dakwah Ala Santri Nusantara
  3. Dakwah Islamiyah Yang Relevan Di Ponpres
  4. Identitas Santri Dengan Karakter Yang Ramah
  5. Ideologi Santri Nusantara
  6. Kewaskitaan Organisasi Para Santri
  7. Memerangi Kemunafikan Ala Santri
  8. Santri Tidak Boleh Berbuat Sekehendaknya
  9. Sikap Santri Di Era Generasi Millenial
  10. Tantangan Dakwah Santri Zaman Mellennial
☆☆☆☆☆

Sholawat Al-Fatih, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya

September 30, 2018 0
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Sholawat Al-Fatih, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ، الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ، وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ وَعَلىَ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ
Artinya:
Ya Allah curahkanlah rahmat dan keselamatan serta berkah atas junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang dapat membuka sesuatu yang terkunci, penutup dari semua yang terdahulu, penolong kebenaran dengan jalan yang benar, dan petunjuk kepada jalanmu yang lurus. Semoga Allah mencurahkan rahmat kepada beliau, kepada keluarganya dan kepada semua sahabatnya dengan sebenar-benar kekuasaannya yang Maha Agung.”

Sholawat Al-Fatih merupakan sholawat yang disusun oleh Sayyid Muhammad Al-Bakri. Sholawat ini merupakan salah satu ciri khusus dari jamaah tarekat Tijani. Perlu diingat bahwasannya isi dari sholawat ini tidak ada yang menyimpang dari Ayat atau kandungan Al-Quran.

Banyak yang berpendapat bahwasannya Syaikh Ahmad Tijani pernah mengatakan Sholawat Al-Fatih ini lebih utama dari Al-Quran atau mengimbanginya, hal ini dibantah oleh beliau karena tidak tidak ada satu kalam pun yang lebih utama dari Al-Quran. Begitu kata beliau.
Baca Juga
  1. Dakwah Islamiyah Yang Relevan Di Ponpres
  2. Mengenal Sholat Sebagai Rukun Islam Ke Dua
  3. Shalawat Mukhathab, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
  4. Shalawat Munjiyat, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
  5. Shalawat Nur Al Anwar, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya 
  6. Sholawat Al Nuraniyah atau Badawi Kubro, Bacaan Shalawat serta
  7. Sholawat Al-Fatih, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya
  8. Sholawat Ibrahimiyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya 
  9. Sholawat Nabi: Pengertian & Dalil-Dalil Berkenaan dengan Sholawat
  10. Sholawat Nariyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya -
  11. Sholawat vs Shalawat, Mana yang Benar Penulisannya? 

Baca Juga:
  1. Alasan Kerennya Jadi Santri
  2. Dakwah Ala Santri Nusantara
  3. Dakwah Islamiyah Yang Relevan Di Ponpres
  4. Identitas Santri Dengan Karakter Yang Ramah
  5. Ideologi Santri Nusantara
  6. Kewaskitaan Organisasi Para Santri
  7. Memerangi Kemunafikan Ala Santri
  8. Santri Tidak Boleh Berbuat Sekehendaknya
  9. Sikap Santri Di Era Generasi Millenial
  10. Tantangan Dakwah Santri Zaman Mellennial
☆☆☆☆☆

Shalawat Mukhathab, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya

September 30, 2018 0
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Shalawat Mukhathab, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
اَلصَّلَاةُ وَ السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا سَيِّدِيْ يَارَسُوْلَ اللهِ خُذْ بِيَدِيْ قَلَّتْ حِيْلَتِيْ أَدْرِكْنِ
Artinya:
limpahan shalawat dan salam atasmu wahai Junjunganku wahai Rasulullah, peganglah tanganku, sedikit sekali upayaku, maka temukanlah aku

Pendek, mudah diingat dan sarat akan makna. Begitulah tiga kata yang bisa mendeskirpsikan sholawat ini. 

Sholawat Mukhattab ini merupakan sholawat yang diamalkan dan dianjurkan pula oleh Habib Munzir Al Musawwa.

Sholawat ini juga biasa disebut dengan sholawat Adrikiyyah, Sholawat Adrikni ataupun Sholawat Khitab. 

Dikisahkan bahwasannya, shalawat ini didapatkan seorang mufti kota syam yang bernama Syaikh Hamid Affandy Al ‘Imadi dalam mimpinya yang bertemu langsung dengan Rasulullah S.A.W.
Baca Juga
  1. Dakwah Islamiyah Yang Relevan Di Ponpres
  2. Mengenal Sholat Sebagai Rukun Islam Ke Dua
  3. Shalawat Mukhathab, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
  4. Shalawat Munjiyat, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
  5. Shalawat Nur Al Anwar, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya 
  6. Sholawat Al Nuraniyah atau Badawi Kubro, Bacaan Shalawat serta
  7. Sholawat Al-Fatih, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya
  8. Sholawat Ibrahimiyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya 
  9. Sholawat Nabi: Pengertian & Dalil-Dalil Berkenaan dengan Sholawat
  10. Sholawat Nariyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya -
  11. Sholawat vs Shalawat, Mana yang Benar Penulisannya? 

Baca Juga:
  1. Alasan Kerennya Jadi Santri
  2. Dakwah Ala Santri Nusantara
  3. Dakwah Islamiyah Yang Relevan Di Ponpres
  4. Identitas Santri Dengan Karakter Yang Ramah
  5. Ideologi Santri Nusantara
  6. Kewaskitaan Organisasi Para Santri
  7. Memerangi Kemunafikan Ala Santri
  8. Santri Tidak Boleh Berbuat Sekehendaknya
  9. Sikap Santri Di Era Generasi Millenial
  10. Tantangan Dakwah Santri Zaman Mellennial
☆☆☆☆☆

Sholawat Nariyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya

September 30, 2018 0
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Sholawat Nariyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya
اَللّهُمَّ صَلِّ صَلاَةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلاَمًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِيْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِى كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ


Artinya:
Ya Allah Tuhan Kami, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan yang sempurna atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, ditunaikan segala macam hajat, tercapai segala keinginan dan khusnul khotimah, dicurahkan rahmat dengan berkah pribadinya yang mulia. Kesejahteraan dan keselamatan yang sempurnah itu semoga Engkau limpahkan juga kepada para keluarga dan sahabatnya setiap kedipan mata dan hembusan nafas, bahkan sebanyak pengetahuan Engkau, Ya Tuhan semesta alam

Dari sekian banyak jenis sholawat yang ada, sholawat nariyah ini merupakan salah satu sholawat yang populer. Bedasarkan referensi yang ada, kami baru bisa menemukan petunjuk bahwasannya yang menciptakan sholawat ini adalah seseorang yang bernama As-Sanusy.

Hal tersebut diambil dari kitab Âtsâr ash-Shalawât al-Wâhidiyyah, akan tetapi kami masih belum bisa menentukan dan memastikan siapa nama lengkap dari As-Sanusyi dikarenakan yang menggunakan julukan ini sangatlah banyak.

Hanya saja, yang jelas sebutan As-Sanusyi ini adalah bentuk penobatan kepada tarekat sufi yang tersebar banyak di daerah maroko, yakni tarekat As-Sanusiyyah.

Banyak beredar kisah mengenai pembuat dari sholawat nariyah ini yang menyebutkan bahwasannya pembuatnya adalah Nariyah shahabat nabi. Hal ini belum dapat dipastikan ke validannya karena masih belum ada sumber jelas yang menceritakan kisah tersebut.

Perlu kita ketahui, bahwasannya membaca shalawat nariyah ini merupakan salah satu amalan yang disenangi oleh pengikut Nahdlatul Ulama.

Mereka percaya bahwasannya jika kita menghadapi masalah hidup yang sulit dipecahkan, maka tidak ada jalan lain selain dengan mengadukan persoalaan ini kepada Allah dan sholawat ini adalah merupakan salah satu jalan untuk mengadu kepada-Nya.
Baca Juga
  1. Dakwah Islamiyah Yang Relevan Di Ponpres
  2. Mengenal Sholat Sebagai Rukun Islam Ke Dua
  3. Shalawat Mukhathab, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
  4. Shalawat Munjiyat, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
  5. Shalawat Nur Al Anwar, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya 
  6. Sholawat Al Nuraniyah atau Badawi Kubro, Bacaan Shalawat serta
  7. Sholawat Al-Fatih, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya
  8. Sholawat Ibrahimiyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya 
  9. Sholawat Nabi: Pengertian & Dalil-Dalil Berkenaan dengan Sholawat
  10. Sholawat Nariyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya -
  11. Sholawat vs Shalawat, Mana yang Benar Penulisannya? 

Baca Juga:
  1. Alasan Kerennya Jadi Santri
  2. Dakwah Ala Santri Nusantara
  3. Dakwah Islamiyah Yang Relevan Di Ponpres
  4. Identitas Santri Dengan Karakter Yang Ramah
  5. Ideologi Santri Nusantara
  6. Kewaskitaan Organisasi Para Santri
  7. Memerangi Kemunafikan Ala Santri
  8. Santri Tidak Boleh Berbuat Sekehendaknya
  9. Sikap Santri Di Era Generasi Millenial
  10. Tantangan Dakwah Santri Zaman Mellennial
☆☆☆☆☆

Shalawat Munjiyat, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya

September 30, 2018 0
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Shalawat Munjiyat, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
اللَهُمَّ صَلِّ عَلَي سَيِّدِنَا مُحمَدٍ صَلاَةٌ تُنْجيْنَا بِهَا مِنَ جَمِيْعَ الأهَوْاَلِ وَالأَفَاتِ وَتَقْضِي لَنَا بها جَمِيعَ الحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَيّئاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَي الدَرَجَاتِ وَتُبَلّغُنَا بِهَا أَقْصَي الغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الخَيرَاتِ فِي الحَيَاةِ وَبَعْدَ المَمَاتِ برحمتك يا أرحم الراحمين
Artinya:
Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang dengan rahmat itu Engkau akan menyelamatkan kita dari semua keadaan yang mendebarkan dan dari semua cobaan yang dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan kepada kita hajat, Yang dengan rahmat itu Engkau akan membersihkan kita dari semua keburukan/ kesalahan. Yang dengan rahmat itu Engkau akan mengangkat kita kepada setinggi-tinggi derajat.Yang dengan rahmat itu pula Engkau akan menyampaikan kita kepada sesempurna-sempurnanya semua maksud dari semua kebaikan pada waktu hidup dan setelah mati.

Sholawat Munjiyat merupakan salah satu lafadz doa yang biasa dibaca oleh ummat muslim di Indonesia setelah sholat fardu atau pada selesainya acara-acara tertentu.

Seperti yang kita fahami sebelumnya, bahwa sholawat merupakan doa khusus kita untuk Rasulullah S.A.W dan sekaligus doa agar mendapatkan keberkahaan bagi pembacaanya.

Munjiyat sendiri memiliki makna “menyelamatkan”, dengan demikian dengan membaca sholawat ini kita berharap bahwasannya agar selalu mendapatkan keberkahan dan keselamatan dari berbagai macam musibah.

Selain itu, sholawat ini dibuat oleh ulama sufi tariqah ternama Asy-Syadzili yakni Syaikh Musa Al-Dharir. Shalawat ini didapat dari mimpinya ketika perahunya diserang oleh angin besar di lautan.
Baca Juga
  1. Dakwah Islamiyah Yang Relevan Di Ponpres
  2. Mengenal Sholat Sebagai Rukun Islam Ke Dua
  3. Shalawat Mukhathab, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
  4. Shalawat Munjiyat, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
  5. Shalawat Nur Al Anwar, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya 
  6. Sholawat Al Nuraniyah atau Badawi Kubro, Bacaan Shalawat serta
  7. Sholawat Al-Fatih, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya
  8. Sholawat Ibrahimiyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya 
  9. Sholawat Nabi: Pengertian & Dalil-Dalil Berkenaan dengan Sholawat
  10. Sholawat Nariyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya -
  11. Sholawat vs Shalawat, Mana yang Benar Penulisannya? 

Baca Juga:
  1. Alasan Kerennya Jadi Santri
  2. Dakwah Ala Santri Nusantara
  3. Dakwah Islamiyah Yang Relevan Di Ponpres
  4. Identitas Santri Dengan Karakter Yang Ramah
  5. Ideologi Santri Nusantara
  6. Kewaskitaan Organisasi Para Santri
  7. Memerangi Kemunafikan Ala Santri
  8. Santri Tidak Boleh Berbuat Sekehendaknya
  9. Sikap Santri Di Era Generasi Millenial
  10. Tantangan Dakwah Santri Zaman Mellennial
☆☆☆☆☆

Sholawat Al Nuraniyah atau Badawi Kubro, Bacaan Shalawat serta

September 30, 2018 0
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Sholawat Al Nuraniyah atau Badawi Kubro, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَباَرِكْ عَلٰى سَيِّدِناَ وَمَوْلاَناَ مُحَمَّدٍ شَجَرَةِ اْلأَصْلِ النُّوْرَانِيَّةِ، وَلَمْعَةِ الْقَبْضَةِ الرَّحْمَانِيَّةِ، وَأَفْضَلِ الْخَلِيْقَةِ اْلإِنْسَانِيَّةِ، وَأَ شْرَفِ الصُّوْرَةِ الْجَسْمَانِيَّةِ، وَمَعْدِنِ اْلأَسْرَارِ الرَّبَّانِيَّةِ، وَخَزَائِنِ الْعُلُوْمِ اْلإِصْطِفَائِيَّةِ، صَاحِبِ الْقَبْضَةِ اْلأَصْلِيَّةِ، وَالْبَهْجَةِ السَّنِيَّةِ، وَالرُّتْبَةِ الْعَلِيَّةِ، مَنِ انْدَرَجَتِ النَّبِيُّوْنَ تَحْتَ لِوَائِهِ، فَهُمْ مِنْهُ وَاِلَيْهِ، وَصَلِّ وَسَلِّمْ وَباَرِكْ عَلَيْهِ وَعَلٰى آلِهِ وَصَحْبِهِ عَدَدَ مَاخَلَقْتَ، وَرَزَقْتَ وَأَمَتَّ وَأَحْيَيْتَ اِلَى يَوْمِ تَبْعَثُ مَنْ أَفْنَيْتَ، وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًاكَثِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Artinya:
Ya Allah berikanlah rahmat ta’dzim, keselamatan, berkah atas pimpinan kita Nabi Muhammad SAW, kekayaan asal yang berasal dari cahaya sinar kekuasaan Allah yang penuh keutamaan dengan kasih sayang kepada sebaik-baiknya manusia utama, yang mulia dari simpanan sirri ketuhanan, gudangnya ilmu yang terpilih, yang mempunyai genggaman asal sinar yang luhur derajat dan kedudukan yang tinggi, dia Nabi bagi para nabi, dan Nabi lain berada di bawah naungan benderanya. Kepadanya berikanlah rahmat ta’dhim, keselamatan, dan berkah ke atas Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya sejumlah mahluk yang Engkau ciptakan, Engkau adalah pemberi Rezeki, yang memberi mati, yang memberi hidup, sampai hari Engkau Membangunkan mereka yang sudah mati dari kuburnya. Dan berikanlah keselamatan dan salam dengan salam yang melimpah dan tak terbatas hingga besok hari kiamat. Kemuliaan dan pujian hanya milik Allah, Tuhan semesta alam!

Sholawat Al-Nuraniyah atau Sholawat Badawi Kubro merupakan sholawat yang diciptakan oleh Syaikh Ahmad Al-Badawi. Sholawat ini mempunyai berbagai macam keutamaan dan manfaat yang besar bagi para pembacanya, dan juga telah diamalkan oleh para ulama sejak dahulu kala.

Syaikh Ahmad Al-Badawi ini merupakan seorang wali kutub, Imam Sufi sekaligus pendiri thariqoh Al-Badawiyah. Beliau mengakhiri hidupnya di Thanta pada 1276 Masehi di usianya yang menginjak 79 tahun. Dia juga merupakan keturunan Rasulullah S.A.W.

Salah satu keutamaan dari sholawat ini adalah ketenangan yang bisa kita dapat jikalau kita mendapati bahaya khusus maupun umum.
Baca Juga
  1. Dakwah Islamiyah Yang Relevan Di Ponpres
  2. Mengenal Sholat Sebagai Rukun Islam Ke Dua
  3. Shalawat Mukhathab, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
  4. Shalawat Munjiyat, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
  5. Shalawat Nur Al Anwar, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya 
  6. Sholawat Al Nuraniyah atau Badawi Kubro, Bacaan Shalawat serta
  7. Sholawat Al-Fatih, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya
  8. Sholawat Ibrahimiyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya 
  9. Sholawat Nabi: Pengertian & Dalil-Dalil Berkenaan dengan Sholawat
  10. Sholawat Nariyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya -
  11. Sholawat vs Shalawat, Mana yang Benar Penulisannya? 

Baca Juga:
  1. Alasan Kerennya Jadi Santri
  2. Dakwah Ala Santri Nusantara
  3. Dakwah Islamiyah Yang Relevan Di Ponpres
  4. Identitas Santri Dengan Karakter Yang Ramah
  5. Ideologi Santri Nusantara
  6. Kewaskitaan Organisasi Para Santri
  7. Memerangi Kemunafikan Ala Santri
  8. Santri Tidak Boleh Berbuat Sekehendaknya
  9. Sikap Santri Di Era Generasi Millenial
  10. Tantangan Dakwah Santri Zaman Mellennial
☆☆☆☆☆

Shalawat Nur Al Anwar, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya

September 30, 2018 0
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang:
Shalawat Nur Al Anwar, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى نُورِ الأَنْوَارِ. وَسِرِّ الأَسِرَارِ. وَتِرْيَاقِ الأَغْيَارِ. وَمِفْتَاحِ بَابِ الْنَسَارِ. سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُخْتَارِ. وَآلِهِ الأَطْهَارِ. وَأَصْحَابِهِ الأَخْيَارِ. عَدَد نِعَمِ الله وَأِفْضَالِهِ.
Artinya :
Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada cahaya dari segala cahaya, rahasia dari segenap rahasia, penawar duka dan kebingungan, pembuka pintu kemudahan, yakni junjungan kami, Nabi Muhammad saw. yang terpilih, keluarganya yang suci, dan para sahabatnya yang mulia sebanyak hitungan nikmat Allah dan karunia-Nya

Sholawat Nur Al Anwar atau Sholawat Nuril Anwar ini biasanya juga disebut Sholawat Badawi Sughro. Sama seperti sholawat yang kita bahas sebelumnya, sholawat ini juga diciptakan oleh Wali Qutub Syaikh Ahmad Al-Badawi.

Dengan kecintaannya terhadap Rasulullah S.A.W, tersusunlah sholawat nuril anwar ini menjadi sholawat yang masyhur dikalangan ummat islam. Ia memang terkenal telah menciptakan banyak sekali karya salah satunya adalah dua sholawat ini.

Lafadz atau bacaan dari sholawat Nuril Anwar sendiri tidak terlalu panjang dan rumit sehingga kita mudah menghafalnya. Dengan demikian, tidak ada lagi alasan untuk tidak bersholawat setiap harinya.

Jikalau kita sedang mengalami amarah yang sangat tinggi atau memuncak, maka anda bisa membaca sholawat ini. Insya Allah kemarahan akan mereda. Begitupun juga jika kita menghadapi atau mendapati orang yang sedang marah, maka kita juga bisa membacakan sholawat ini kepadanya.
Baca Juga
  1. Dakwah Islamiyah Yang Relevan Di Ponpres
  2. Mengenal Sholat Sebagai Rukun Islam Ke Dua
  3. Shalawat Mukhathab, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
  4. Shalawat Munjiyat, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
  5. Shalawat Nur Al Anwar, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya 
  6. Sholawat Al Nuraniyah atau Badawi Kubro, Bacaan Shalawat serta
  7. Sholawat Al-Fatih, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya
  8. Sholawat Ibrahimiyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya 
  9. Sholawat Nabi: Pengertian & Dalil-Dalil Berkenaan dengan Sholawat
  10. Sholawat Nariyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya -
  11. Sholawat vs Shalawat, Mana yang Benar Penulisannya? 

Baca Juga:
  1. Alasan Kerennya Jadi Santri
  2. Dakwah Ala Santri Nusantara
  3. Dakwah Islamiyah Yang Relevan Di Ponpres
  4. Identitas Santri Dengan Karakter Yang Ramah
  5. Ideologi Santri Nusantara
  6. Kewaskitaan Organisasi Para Santri
  7. Memerangi Kemunafikan Ala Santri
  8. Santri Tidak Boleh Berbuat Sekehendaknya
  9. Sikap Santri Di Era Generasi Millenial
  10. Tantangan Dakwah Santri Zaman Mellennial
☆☆☆☆☆