Showing posts with label Islam Nusantara. Show all posts
Showing posts with label Islam Nusantara. Show all posts

Jin Kafar (Golongan Jin Ifrit)

October 25, 2019 4
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang:
Jin Kafar (Golongan Jin Iftit)
Jin Kafar juga dianggap sebagai makluk tuhan dari bangsa jin yang menunjukkan kemurtadaannya, membenci manusia yang taat dan beribadah, dan hidup hingga akhir zaman dan merupakan golongan Jin Ifrit

Jin Kafar ini memang sangat cerdik dan kuat, sehingga siapapun harus hati-hati menghadapinya.

Mengapa dia sangat cerdik, karena dia pernah naik ke langit dan mencuri teknologi di masa lalu.

Ifrit pun sangat cerdik, bahkan dalam sebuah kisah disebutkan, bahwa pernah ada seorang ulama dari Bani Israil, Bhashihah yang sudah beribadah selama tujuh puluh tahun, meninggal dalam keadaan kafir.

Jadi hati-hati dengan jin ini, banyak yang terjadi mereka melakukan rayuannya dengan alasan cinta.

Karena biasanya seseorang jika sudah merasakan cinta akan berbuat apa saja untuk orang yang dicintainya termasuh menjadi kafir.

Jin Kafar adalah jin yang melakukan kedurhakaan yang sangat besar kepada Tuhan yang telah menciptakannya dan termasuk ke dalam golongan setan, karena senang berbuat jahat kepada manusia.

Jin Kafar adalah makhluk halus yang memiliki umur yang sangat panjang yang bisa hidup hingga hari kiamat tanpa mengalami kematian.

Sperti halnya Jin Ifrit yang menjadi jahat dan melawan perintah Tuhannya ketika Jin Ifrit diperintahkan untuk sujud kepada manusia pertama yaitu Nabi Adam AS.

Sejak saat itulah Golongan Jin Ifrit mulai berusaha menghancurkan hidup manusia setelah mendapatkan persetujuan dari Allah SWT.

Allah pun sudah menerangkan bagaimana kekuatan Jin Ifrit.
Berkata ‘Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: 
Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgsana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya”.
Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari AI Kitab: 
Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. 
Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, ia pun berkata: 
Ini termasuk karunia Rabbku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Rabbku Maha Kaya lagi Maha Mulia.
(QS. An Naml: 39-40).

Berbagai Kelebihan, Kehebatan, Kekuatan Setan Jin Ifritdalam Memindahkan Benda
Mampu Bergerak Sangat Cepat Pindahkan Benda
Ada kemungkinan Jin Kafar bisa bergerak cepat dengan membawa suatu benda yang sangat besar nan berat.

Hal tersebut adalah sesuatu hal yang sangat sulit untuk dilakukan oleh manusia normal kecuali telah menguasai Ilmu Pengetahuan Tertentu yang hingga pada saat ini belum bisa dilakukan.

Kemampuan jin untuk mengatahui segala ilmu pengatahuan yang pernah dimiliki manusia begitu hebat karena setiap manusia yang pernah lahir hidup di dunia memiliki setan jin yang terus melakukan spionase.

Karena kecerdikan dan kelicikan dalam meracik teknologi manusia, teknologi jin dan teknologi Allah SWT yang pernah dicuri dari langit di masa lalu, ada kemungkinan bahwajin Golongan Jin Ifrit telah memiliki teknologi yang sangat canggih untuk bergerak cepat membawa objek besar walaupun terjadinya ribuan tahun yang lalu.

Jadi amatlah sangat tidak mengherankan jika jin memilki kemampuan yang canggih dalam berbagai bidang termasuk dalam hal melakukan tipu daya terhadap manusia, karena memang jin kemungkinan memiliki umur yang panjang sehingga pengalaman yang dimiliki menjadi sangat banyak sekali.

Cerdik Dalam Hal Tipu Daya Memindahkan Benda
Memang terlihat seolah-olah memiliki kemampuan yang sangat luar biasa dalam memindahkan objek yang besar dan berat dalam waktu yang amat sangat singkat.

Namun bukanlah sesuatu hal yang tidak mungkin jika hal tersebut adalah suatu tipu daya saja.

Bisa saja yang terjadi adalah Jin Kafar telah memindahkan objek besar tersebut sesuai dengan kemampuannya pada dimensi yang berbeda sehingga tidak dapat terlihat oleh mata manusia.

Kemudian setelah berbicara barulah tabir yang menutupi objek besar tersebut dibuka dengan menggunakan teknologi canggih milik bangsa jin.

Jin yang jahat (setan) adalah makhluk gaib yang tidak bisa dipercaya sama sekali ucapannya. Percuma berbicara dengan mereka, toh mereka akan melakukan tipu daya secara terus-menerus walaupun sudah terdesak.

Mungkin hanya nabi saja yang bisa tahu kebenaran dari suatu perkataan jin setan.

Itulah mengapa para perukyah sering membunuh jin yang mengganggu manusia ketika jin tetap membandel dan tetap melakukan tipu dayanya dalam membuat manusia menderita di dunia dan di akhirat.

Setan baik dari golongan jin maupun manusia adalah musuh yang nyata bagi manusia, baik manusia yang baik maupun yang sama jahatnya dengan setan jin sekali pun.

Itulah dua hal yang mungkin bisa kita dapatkan dari Alquran surat An-Naml ayat 39 dan ayat 40. Yang jelas kita harus mewaspadai segala bentuk tipu daya setan, baik setan manusia maupun setan jin.
☆☆☆☆☆

Pahlawan Nasional Dari Kalangan Santri

October 25, 2019 1
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang:
Pahlawan Nasionql Dari Kalangan Santri
Jika Sahabat Bitter dari kalangan para santri, pasti Sahabat Bitter akan setuju dengan pernyataan ini:
SANTRI HARUS TAHU SEJARAH 
Kenapa Harus Demikian?
Santri harus tahu, bahwa orang yang menjadi tokoh besar itu pernah mondok/ nyantri dan:
PARA PEJUANG ITU ADALAH SANTRI......!
Santri pondok pesantren itu terbukti ampuh dalam memperjuangkan Kedzoliman dan penindasan di tanah air.

Di tanah Jawa ini, yang paling ditakuti (penjajah) VOC dan Tentara NIPON adalah santri dan tarekat (thariqath). Ada seorang santri yang juga penganut thariqath, namanya Abdul Hamid

Abdul Hamid lahir di Dusun Tegalrejo, Kecamatan Tegalrejo, Yogyakarta. Mondok pertama kali di Tegalsari, Jetis, Ponorogo kepada KH. Hasan Besari. (KH Hasan Besari adalh peletak dasar pendirian Pesantren Gontor). 

Abdul Hamid ngaji kitab kuning kepada Kyai Taftazani Kertosuro

Ngaji Tafsir Jalalain kepada KH Baidlowi Bagelen yang dikebumikan di Glodegan, Bantul, Jogjakarta. 

Terakhir Abdul Hamid ngaji ilmu hikmah kepada KH. Nur Muhammad Ngadiwongso, Salaman, Magelang. 

Di daerah eks-Karesidenan Kedu (Temanggung, Magelang, Wonosobo, Purworejo, Kebumen), nama KH. Nur Muhammad yang masyhur ada dua, yaitu:
  1. KH. Nur Muhammad Ngadiwongso, Salaman, Magelang dan 
  2. KH. Nur Muhammad Alang-alang Ombo, Pituruh, yang banyak menurunkan kyai di Purworejo. 

Abdul Hamid sangat berani dalam berperang melawan penjajah Belanda selama 5 tahun, 1825-1830 M. Abdul Hamid wafat dan dikebumikan di Makassar, dekat Pantai Losari. 

Abdul Hamid adalah putra Sultan Hamengkubuwono ke-III dari istri Pacitan, Jawa Timur. 

Abdul Hamid patungnya memakai jubah dipasang di Alun-alun kota Magelang. 

Menjadi nama Kodam dan Universitas di Jawa Tengah. 

Terkenal dengan nama Pangeran Diponegoro. 

Belanda resah menghadapi perang Diponegoro. 

Dalam kurun 5 tahun itu, uang kas Hindia Belanda habis, bahkan punya banyak hutang luar negeri. 

Nama aslinya Abdul Hamid dan lebih populer dengan nama Pangeran Diponegoro. 

Adapun nama lengkapnya adalah 
Kyai Haji (KH) Bendoro Raden Mas Abdul Hamid Ontowiryo Mustahar Herucokro Senopati Ing Alogo Sayyidin Pranotogomo Amirul Mu’minin Khalifatullah Tanah Jawi Pangeran Diponegoro Pahlawan Goa Selarong.
☆☆☆☆☆

Mengungkap Misteri Kidung Wahyu Kolosebo Sebagai Sarana Dakwa Islami Tanah Jawa

October 23, 2019 7
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Mengungkap Misteri Kidung Wahyu Kolosebo Sebagai Sarana Dakwah Islami Tanah Jawa
Sebelumnya Coba Dengarkan dulu lagu Kidung Wahyu Kolosebo diatas sambil membaca tulisan di Blog Bitter Coffee Park ini.

Akhir-akhir ini mungkin kita sering mendengar lagu dengan judul Kidung Wahyu Kolosebo.

Seperti Bitter Coffee Park juga penasaran tentang sebuah kidung yang konon diciptakan oleh Sunan Kalijogo, salah satu dari 9 Walisongo. 

Di balik liriknya, Kidung Wahyu Kolosebo memiliki makna yang sangat dalam. Kidung merupakan bagian dari sebuah seni dan budaya Nusantara yang berkembang khususnya di Pulau Jawa. 

Sejarah Kidung
Pada era perkembangannya jauh sebelum hadirnya Walisongo, kidung merupakan sebuah susunan sastra yang sering ditembangkan (dinyanyikan) oleh orang yang mempunyai taraf khusus atau bisa disebut sakti mandraguna. 

Kidung tersebut dilantunkan sebagai wasilah atau perantara sebuah permohonan kepada Tuhan Sang Hyang Taya

Oleh sebab itu estetika nuansa kidung amatlah identik dengan kesakralan serta mistis.

Di jaman Walisongo, budaya kidung ini masih terus dilestarikan.

Namun nilai-nilai dalam bahasa sebuah kidung diselaraskan dengan ajaran agama Islam tanpa mengurangi kesakralan serta kemistisan sebagai bagian daripada keindahan warisan leluhur masyarakat Jawa.

Seperti halnya hingga saat ini lahirnya lakon wayang kulit Dewa Ruci yang masih tetap melegenda sejak 500 tahun yang lampau.

Kisah tersebut bersumber dari Kidung Linglung yang dibuat oleh Kanjeng Sunan Kalijaga.

Secara terminologi, kidung dapat berarti doa atau lelaku di dalam meraih kesempurnaan serta kebahagiaan hidup dengan bersandar kepada permohonan pada Tuhan YME.

Menurut pendapat para pakar spiritual serta cedekiawan metafisik, bahwa bahasa kidung mempunyai ruh yang sulit untuk diterjemahkan ke dalam bahas lisan.

Dan dibalik semua itu, kidung merupakan bagi dari indahnya warisan seni dan budaya Jawa yang tetep luhur sepanjang hayat.

BERIKUT INI LIRIK LAGU
KIDUNG WAHYU KOLOSEBO
Rumekso ingsun laku nisto ngoyo woro
Kelawan mekak howo, howo kang dur angkoro
Senadyan setan gentayangan, tansah gawe rubeda
Hinggo pupusing jaman
Hameteg ingsun nyirep geni wiso murko
Maper hardening ponco, saben ulesing netro
Tinambaran sih kawelasan, ingkang paring kamulyan
Sang Hyang Jati Pengeran
Jiwanggo kalbu, samudro pepuntoning laku
Tumuju dateng gusti, Dzat Kang Amurbo Dumadi
Manunggaling kawulo gusti, krenteg ati bakal dumadi
Mukti ingsun …tanpo piranti
Sumebyar ing sukmo madu sarining perwito
Maneko warno prodo, mbangun projo sampurno
Sengkolo tido mukso, kolobendu nyoto sirno
Tyasing roso mardiko
Mugiyo den sedyo pusoko Kalimosodo
Yekti dadi mustiko, sajeroning jiwo rogo
Bejo mulyo waskito, digdoyo bowo leksono
Byar manjing sigro-sigro
Ampuh sepuh wutuh, tan keno iso paneluh
Gagah bungah sumringah, ndadar ing wayah-wayah
Satriyo toto sembodo, Wirotomo katon sewu kartiko
Kataman wahyu ……..Kolosebo
Memuji ingsun kanthi suwito linuhung
Segoro gando arum, suh rep dupo kumelun
Tinulah niat ingsun, hangidung sabdo kang luhur
Titahing Sang Hyang Agung
Rembesing tresno, tondo luhing netro roso
Roso rasaning ati, kadyo tirto kang suci
Kawistoro jopo montro, kondang dadi pepadang
Palilahing Sang Hyang Wenang
Nowo dewo jawoto, tali santiko bawono
Prasido sidhikoro, ing sasono asmoroloyo
Sri Narendro Kolosebo, winisudo ing gegono
Datan gingsir….sewu warso

ARTI DAN MAKNA
KIDUNG WAHYU KOLOSEBO
TUHAN…
Dengan seluruh kekuatan yang Engkau berikan, sesungguhnya saya akan berjuang memerangi sifat dusta yang ada didalam diri saya, dan dengan sepenuh hati saya akan membentengi diri saya dari gerakan nafsu angkara murka yang menyesatkan, meskipun syetan laknat terus ber-grelya membujuk anak manusia berbuat jahat sepanjang jaman.

TUHAN… 
Rupanya iblis membiuskan api–api kesesatannya di dalam jiwa dan raga saya, dan saya sudah bertekat disetiap nafas berhembus bahkan pada setiap mata berkedip saya akan berperang dengan mereka di medan laga, sehingga mereka tidak lagi memiliki kemampuan menguasai 5 perkara yang ada di tubuh saya (Telinga, mata, hidung, mulut dan 2 lubang di bawah perut), dan dengan Kasih Sayang-Mu Tuhan.
Hujanilah jiwa raga saya dengan kemualian-kemulian-MU, dan sungguh Engkaulah Tuhan Yang Maha Abadi.

Ketika kesadaran jiwa setiap insan merasakan dirinya berada dalam kuasa-Mu, sungguh ia akan memiliki kekuatan hati yang bila berdoa di kabulkan, bila meminta di penuhi, bila berharap di wujudkan, bila berperang melawan kebathilan dimenangkan, dan ia akan merasakan kelezatan kehidupan jiwa tanpa harus melewati proses yang melelahkan, karena sesungguhnya Tuhan Maha Berkuasa terhadap seluruh Ciptaan-Nya.

Tahukah kalian wahai insan yang di hidupkan dimuka bumi, ketika jiwamu di penuhi dengan ilmu dan kasih sayang, maka engkau akan mendapatkan berbagai cahaya kebenaran, ruh kebaikan serta pancaran kemuliaan yang sempurna, sebagai Anugerah dari Tuhan Yang Maha Sempurna, sehingga akan lenyap kesedihan didalam dirimu, dan akan sirna segala macam bentuk angkara murka di dalam jiwamu, sampai akhirnya suatu hari nanti kamu bangkit menjadi insan yang tidak terjajah oleh nafsu yang menyesatkan, maka bangkitlah dengan kasih sayang Tuhan.

TUHAN… 
Melalui bait bait Kidung yang saya lantunkan ini, semoga Engkau berkenan menanam keimanan yang sejati di dalam jiwaku bahwa tiada Tuhan selain Engkau Yang Maha Sejahtera.

Dan saya memohon kepada-MU TUHAN… 
Anugerahkan pula terhadap diri saya sebuah kedudukan sebagai hambamu yang memiliki keberuntungan hidup, memiliki banyak ilmu dan berpengetahuan luas, tidak lemah dan selalu memiliki keberanian membela kebenaran, berwibawa dan bisa menjadi suri tauladan terhadap sesama, sehingga siapa saja insan yang berada di sekeliling saya segera merasakan indahnya hidup berkat Kasih Sayang-Mu Yang Luhur Lagi Agung.

Karena saya tahu, sesungguhnya seorang hamba-Mu yang telah Engkau menangkan, akan memiliki kekuatan yang utuh, bahkan segala macam pengaruh sihir jahat akan lumpuh seketika dihadapannya, dia begitu bijak dan sangat mulia, wajahnya-pun memancarkan cahaya yang mampu meredam semua unsur amarah serta kebencian, bahkan dia akan tampil sebagai kesatriya yang mengobarkan api kebenaran, tiada henti terus menerus menyerukan perdamaian dan sungguh dialah sosok sang raja pembawa kesejahteraan yang bermahkotakan kasih sayang.

Wahai TUHAN YANG MAHA LUHUR..
Saya adalah hamba-Mu yang lemah, datang bersimpuh dihadapan-Mu, memohon kepada-Mu dengan jeritan hati yang terdalam, tenggelamkan saya Wahai Tuhan kedalam samudera kemenangan-Mu, dan bangkitkan saya kembali kepermukaan bumi setelah tubuh dan jiwa ini Engkau lengkapi dengan berbagai cahaya kemenangan-MU, sehingga saya memiliki kekuatan mengibarkan panji-panji kemenangan-Mu diseluruh penjuru bumi, dan sungguh jika itu terlaksana semata-mata hanya Engkaulah yang menghendakinya, karena sungguh hanya Engkaulah Tuhan Yang Maha Bijaksana.

Wahai insan sejagad raya, ketahuilah bahwa cinta akan selalu melahirkan air mata, sebuah air mata yang akan membentuk jiwamu, hatimu serta seutuhnya yang ada pada dirimu mengerti bahwa cinta itu suci, sesuci air matamu yang jatuh membasahi bumi, maka berharaplah dengan berbagai untaian doa, agar suatu ketika kalian dapat berjumpa dengan Sang Pencipta kesucian air mata, karena sesungguhnya hanya Dia (Allah SWT) sebagai Maha Tinggi yang menguasai jiwa-jiwa para Pecinta.

Sesungguhnya tidak ada tali sakti yang dapat mengikat sembilan dimensi bumi, kecuali talinya para kestriya yang memiliki kesaktian berupa sifat bersahaja, berbudi pekerti mulia, senang berbagi kebaikan dan tidak gentar memperjuangkan kebenaran ajaran Tuhan, dan mereka sangat pantas mendapat anugerah mahkota sang raja pembawa kesejahteraan dunia, bahkan seluruh.

Malaikat yang ada dilangitpun mengaguminya dan sejarah akan mencatat derajat mereka sebagai hamba yang teristimewa, dan seandainya kita hidup bersamanya rasanya kebahagian itu tidak bisa di ungkapkan walau kita hidup seribu tahun lamanya.
Kidung Wahyu Kalaseba sejatinya adalah sebuah kidung untuk mawas diri. Berisi semacam janji kepada diri sendiri untuk menjauhi hal-hal yang merusak, serta yang mengumbar nafsu angkara.

Makanya dalam kidung itu disebut mekak hawa, hawa kang dur angkara (dengan mengendalikan hawa, hawa nafsu yang diliputi angkara murka). Senadyan setan gentayangan, tansah gawe rubeda (walaupun setan gentayangan selalu membuat gangguan). Enggo pupusing zaman (hingga akhir zaman).

Dari sini Bitter Coffee Park juga menyebutkan bahwa banyak pihak yang salah paham dengan menyebutkan bahwa hal-hal yang dilakukan dalam kelompok sebagai perbuatan sirik. 

Namun, dengan mengingatkan bahwa interaksi yang dilakukan sebatas untuk saling mengakui, saling menghormati, dan saling peduli atas kehidupan di luar alam manusia.

Tak hanya sebagai bentuk permohonan agar dijauhkan dari sifat mengumbar nafsu angkara dan hal-hal merusak lainnya, tapi juga bentuk kepasrahan diri agar diberikan ilmu berupa kebaikan (batin dan pikiran), dan rasa kasih sayang kepada sesama. 

Hal ini terekam pada lirik:
  • Memuji ingsun kanthi suwito linuhung” (aku memuji dengan menghadap Maha Tinggi) dan 
  • Ginulah niat ingsun, hangidung sabdo kang luhur” (Mengolah Hati, Tekad, & Niat, mengkidung kata kata luhur (tinggi)). 
Menurut Bitter Coffee Park pribadi, Kidung Wahyu Kolosebo merupakan syair-syair bernafaskan Islam yang mengagungkan kalimat tauhid sebagai dasar keimanan bagi seorang muslim. 

Di mana pada beberapa liriknya, tersemat kata-kata “Mugiyo den sedyo pusoko Kalimosodo” (semoga karena ucapan pusaka kalimat syahadat), yang digunakan oleh Umat Silam yang mengakui keesaan Allah SWT, sebagai yang Maha Tinggi (Memuji ingsun kanthi suwito linuhung).
Meski pada akhirnya banyak dari mereka yang asal comot Kidung Wahyu Kolosebo sebagai latar musik untuk mengiringi konten-konten berbau mistis, bisa jadi karena kurangnya pemahaman akan makna dan lirik dari kidung yang dibawakan. 

Disiniah, pentingya untuk kembali menguri-uri (menggali) khazanah budaya yang ada di Indonesia. 

Terutama Kidung Wahyu Kolosebo yang merupakan karya legendaris dari Sunan Kalijaga untuk generasi penerus, agar senantiasa mawas diri serta eling lan waspodo (ingat dan waspada).
☆☆☆☆☆

Hukum Baca Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas 7 Kali Setelah Jumatan

July 05, 2019 0
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang:
Hukum Baca Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas 7 Kali Setelah Jumatan
Hari Jumat merupakan sayyidul ayyam (penghulu hari), hari di mana kaum muslimin yang berkumpul bersama di masjid untuk menjalankan shalat Jumat. Karena itu hari Jumat merupakan salah satu hari raya umat Islam. Pada hari itu kita dianjurkan untuk memperbanyak pelbagai kebajikan seperti sedekah dan lain-lain.

Sedangkan mengenai hukum membaca surat 
Al-Fatihah, Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Nas 
setelah imam salam sebanyak tujuh kali menurut para ulama dari kalangan madzhab Syafi’i adalah sunah.

Kesunahan ini didasarkan pada sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan al-Hafizh al-Mundziri dari Anas bin Malik RA. Hal ini sebagaimana keterangan yang terdapat dalam kitab Tuhfatul Habib karya Sulaiman al-Bujairimi.

وَرَوَى الحَافِظُ اَلْمُنْذِرِيُّ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ قَالَ :مَنْ قَرَأَ إذا سَلَّمَ الإمامُ يَوْمَ الجُمُعَةِ قَبْلَ أنّ يُثْنِيَ رِجْلَهُ فَاتِحَةَ الكِتَابِ وقُلْ هُوَ الله أحَدٌ وَالْمُعَوِّذَتَيْنِ سَبْعاً سبعاً غَفَرَ الله له ما تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وما تَأخَّرَ وأُعْطِيَ مِنَ الأجْرِ بِعَدَدِ كُلّ منْ آمَنَ بالله ورَسُولِه. 
Al-Hafizh al-Mundziri meriwayatkan dari Anas RA bahwa Nabi SAW bersabda, ‘Barang siapa yang membaca surat Al-Fatihah, Al-Ikhlash, Al-Falaq dan surat An-Nas (al-mu`awwidzatain) masing-masing sebanyak tujuh kali ketika imam selesai membaca salam shalat Jumat, sebelum melipat kakinya, Allah akan mengampuni dosanya yang lalu dan sekarang, dan diberi pahala sebanyak orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.
(Lihat Sulaiman al-Bujairimi, Tuhfatul Habib ‘ala Syarhil Khathib, Beirut, Darul Kutub al-Ilmiyah, cet ke-1, 1417 H/1996 M, juz, II, h. 422).

Hadits yang dikemukakan di atas dengan sangat gamblang menunjukkan bahwa membaca surat Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing tujuh kali setelah shalat Jumat memiliki keutamaan yang sangat luar biasa, yaitu bisa menjadi sebab turunnya ampunan Allah SWT. Bahkan selain ampunan, Allah juga memberikan pahala besar bagi orang yang melakukannya. Dari sini lah kemudian kesunahan atau ajuran membaca surat-surat tersebut setelah shalat Jumat dapat dimengerti.

Lebih lanjut Sulaiman al-Bujairimi juga mengutip hadits lain yang diriwayatkan Ibnus Sunni dari hadits riwayat Aisyah RA.
وَرَوَى ابْنُ السُّنِّيِّ مِنْ حَدِيثِ عاَئِشَةَ أَنَّ النَّبِيِّ قَالَ : ( مَنْ قَرَأ بَعْدَ صَلاةِ الجمعة ) قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ (الاخلاص) وقُلْ أَعُوذُ بربَّ الفَلَقِ (الفلق) وقَلْ أَعُوذُ بَربَّ النَّاسِ (الناس) سَبْعَ مَرَّاتٍ أعَاذِهُ اللهُ بِهَا مِنَ السّوُّءِ إِلَى الْجُمُعَةِ الأُخْرَى
Ibnus Sunni meriwayatkan dari hadits riwayat Aisyah ra bahwa Nabi saw bersabda: ‘Barang siapa yang membaca surat Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing tujuh kali, maka Allah akan melindunginya dari kejelekan sampai hari Jumat yang lain.
(Lihat Sulaiman al-Bujairimi, Tuhfah al-Habib ‘ala Syarh al-Khathib, juz, II, h. 422

Lebih jauh, Sulaiman al-Bujairimi mengemukakan pendapat Abu Thalib al-Makki (seorang sufi besar, penulis kitab Qutul Qulub fi Mu’amalah al-Mahbub) yang menganjuran membaca:
‘Ya ghaniyyu ya hamid, ya mubdi’u ya mu’id, ya rahimu ya wadud, aghnini bi halalika ‘an haramika wa bi tha’athika ‘an ma’shiyatika wa bi fadhlika ‘amman siwaka’, 
setelah shalat Jumat sebanyak empat kali.

قَالَ أَبُو طَالِبٍ اَلْمَكِّيُّ : وَيُسْتَحَبُّ لَهُ بَعْدَ الْجُمُعَةِ أَنْ يَقُولَ يَا غَنِيُّ يَا حَمِيدُ يَا مُبْدِىءُ يَا مُعِيدُ يَا رَحِيمُ يَا وَدُودُ ، أَغْنِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَبِطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ ، أَرْبَعَ مَرَّاتٍ
Abu Thalib al-Makki berkata, ‘Dan dianjurkan bagi orang yang telah selesai melaksanakan shalat Jumat untuk membaca ‘Ya ghaniyyu ya hamid, ya mubdi`u ya mu’id, ya rahimu ya wadudu, aghnini bi halalika ‘an haramika wa bi tha’athika ‘an ma’shiyatika wa bi fadhlika ‘amman siwaka’, sebanyak empat kali,” 
(Lihat Sulaiman al-Bujairimi, Tuhfatul Habib ‘ala Syarhil Khathib, juz, II, h. 422).

Demikian jawaban yang dapat kami kemukakan. Semoga bisa dipahami dengan baik. Perbanyak lah amal kebajikan dan dzikir pada hari Jumat karena memiliki keutamaan yang agung dan bermanfaat kelak di akhirat. Kami selalu terbuka untuk menerima saran dan kritik dari para pembaca.

Wallahul muwaffiq ila aqwamith thariq
Wassalamu’alaikum wr. wb.
☆☆☆☆☆

Ramadhan dan Kumpulan Doa 30 Hari Puasa Ramadhan

May 07, 2019 0
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Ramadhan dan Kumpulan Doa 30 Hari Puasa Ramadhan
Ramadan (/ˌræməˈdɑːn/; Arab: رمضان‎ Ramaḍān, IPA: [ramaˈdˤaːn]; juga diromanisasikansebagai Ramazan, Ramadhan, atau Ramathan) adalah:
Bulan kesembilan dalam kalender Islam, dan dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia dengan puasa (saum) dan memperingati wahyu pertama yang turun kepada Nabi Muhammad menurut keyakinan umat Muslim.

Perayaan tahunan ini dihormati sebagai salah satu dari rukun Islam. Bulan Ramadan akan berlangsung selama 29–30 hari berdasarkan pengamatan hilal, menurut beberapa aturan yang tertulis dalam hadits.

LATAR BELAKANG
Kata Ramadan berasal dari akar kata bahasa Arab ramiḍa atau ar-ramaḍ, yang berarti panas yang menghanguskan atau kekeringan.

Puasa Ramadhan dalam hukumnya merupakan fardhu (diwajibkan) untuk Muslim dewasa, kecuali mengalami halangan untuk melakukannya seperti sakit, dalam perjalanan, sudah tua, hamil, menyusui, diabetes atau sedang mengalami menstruasi. 

Kewajiban berpuasa pada bulan Ramadan turun pada bulan Sya'ban tahun kedua setelah hijrahnya umat Muslim dari Mekkah ke Madinah. 

Bulan Ramadan diawali dengan penentuan bulan sabit sebagai pertanda bulan baru.

Selama berpuasa dari pagi hingga petang, Muslim dilarang untuk makan, minum cairan apapun, merokok, dan berhubungan intim. 

Selain itu, mereka diperintahkan untuk menghindari perbuatan dosa untuk menyempurnakan pahala puasa, seperti berkata yang jelek (seperti menghina, memfitnah, mengutuk, berbohong) dan berkelahi. 

Makanan dan minuman dapat disediakan setiap hari, yakni ketika sebelum Matahari terbit (Subuh) hingga terbenamnya Matahari (Magrib). 

Pendekatan spiritual (taubat) ketika bulan Ramadan ramai dilakukan. Berpuasa bagi Muslim saat Ramadan biasanya diikuti dengan memperbanyak salat dan membaca Al-Quran.

Kekhususan bulan Ramadan bagi pemeluk agama Islam tergambar pada Al-Quran pada surah Al-Baqarah ayat 183 yang artinya:
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa.
(Al-Baqarah 2: 183)

ETIMILOGI
Ramadan (KBBI: Ramadan Ra.ma.dan - bulan ke-9 tahun Hijriah (29 atau 30 hari), pada bulan ini orang Islam yang sudah akil balig diwajibkan berpuasa) berasal dari akar kata ر م ﺿ, yang berarti panas yang menyengat. 

Bangsa Babilonia yang budayanya pernah sangat dominan di utara Jazirah Arab menggunakan luni-solar calendar (penghitungan tahun berdasarkan bulan dan matahari sekaligus). 

Bulan kesembilan selalu jatuh pada musim panas yang sangat menyengat. 

Sejak pagi hingga petang batu-batu gunung dan pasir gurun terpanggang oleh sengatan matahari musim panas yang waktu siangnya lebih panjang daripada waktu malamnya. 

Di malam hari panas di bebatuan dan pasir sedikir reda, tapi sebelum dingin betul sudah berjumpa dengan pagi hari. 

Demikian terjadi berulang-ulang, sehingga setelah beberapa pekan terjadi akumulasi panas yang menghanguskan. 

Hari-hari itu disebut bulan Ramadan, bulan dengan panas yang menghanguskan.

Setelah umat Islam mengembangkan kalender berbasis bulan, yang rata-rata 11 hari lebih pendek dari kalender berbasis Matahari, bulan Ramadan tak lagi selalu bertepatan dengan musim panas. 

Orang lebih memahami 'panas'nya Ramadan secara metaphoric (kiasan). 

Karena pada hari-hari Ramadan orang berpuasa, tenggorokan terasa panas karena kehausan. 

Atau, diharapkan dengan ibadah-ibadah Ramadan maka dosa-dosa terdahulu menjadi hangus terbakar dan seusai Ramadan orang yang berpuasa tak lagi berdosa.

Dari akar kata tersebut kata Ramadan digunakan untuk mengindikasikan adanya sensasi panas saat seseorang kehausan. 

Pendapat lain mengatakan bahwa kata Ramadan digunakan karena pada bulan itu dosa-dosa dihapuskan oleh perbuatan baik sebagaimana Matahari membakar tanah. 

Namun kata Ramadan tidak dapat disamakan artinya dengan Ramadhan. Ramadan dalam bahasa arab artinya orang yang sakit mata hendak buta. 

Lebih lanjut lagi hal itu dikiaskan dengan dimanfaatkannya momen Ramadan oleh para penganut Islam yang serius untuk mencairkan, menata ulang dan memperbaharui kekuatan fisik, spiritual dan tingkah lakunya, sebagaimana panas merepresentasikan sesuatu yang dapat mencairkan materi.

SEJARAH
Surah 2, Ayat 185, dari Quran menyatakan:
Bulan Ramadan adalah turunnya Al Quran, Petunjuk bagi umat manusia, dan pembuktian adanya Nabi dan Rasul, sebagai tuntunan hidup, dan kriteria (benar dan salah).
Seluruh umat Islam wajib berpuasa di bulan itu, dan siapapun yang sedang sakit atau dalam perjalanan, boleh tidak berpuasa dan diwajibkan mengganti pada hari yang lain. Allah memberikan kamu kemudahan dan tidak menginginkan kesusahan bagimu. 
Untuk wanita harus menyelesaikan menstruasi, setelah itu wajib menggantinya setelah Ramadhan dan bahwa Anda harus mengagungkan Allah karena telah membimbing Anda, dan Anda juga harus berterima kasih.
[Qur'an 2:185]

Dipercaya bahwa Alquran pertama kali diwahyukan kepada Muhammad selama bulan Ramadan yang telah disebut sebagai "masa terbaik". 

Wahyu pertama diturunkan di malam Lailatul Qadar (malam kekuasaan) yang merupakan salah satu dari lima malam dalam sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. 

Menurut hadis, semua kitab suci diturunkan selama bulan Ramadan. Shuhuf Ibrahim, Taurat, Mazmur, Injil dan Alquranditurunkan masing-masing pada tanggal 1, 6, 12, 13 dan 24 Ramadan.

Di dalam Al Qur'an, puasa juga wajib bagi agama-agama sebelum Islam, dan merupakan cara untuk mencapai taqwa, takut akan Tuhan.

Allah SWT menyatakan kepada Nabi Muhammad bahwa berpuasa demi Dia bukanlah sebuah inovasi baru. 

Dalam monoteisme, melainkan kewajiban yang dipraktikkan oleh orang-orang yang benar-benar mengabdi pada keesaan Allah. 

Orang-orang kafir Mekkah juga berpuasa, tapi hanya pada hari kesepuluh Muharram untuk meredakan dosa dan menghindari kekeringan.

Keputusan untuk menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan diturunkan 18 bulan setelah Hijrah, yaitu pada bulan Sya'ban pada tahun kedua Hijrah pada tahun 624 Masehi.

Abu Zanad seorang penulis Arab dari Irak yang hidup setelah berdirinya Islam, sekitar tahun 747 M, menulis bahwa setidaknya satu komunitas Muslim yang berada di al-Jazira (Irak utara modern) mengamati Ramadan sebelum beralih ke Islam.

Menurut Philip Jenkins, Ramadan datang "dari disiplin gereja-gereja Syria yang ketat". 

Namun, saran ini didasarkan pada gagasan orientalis bahwa Alquran sendiri memiliki asal Syria, yang ditolak Oleh akademisi Muslim seperti M. Al-Azami.
Kumpulan Doa 30 Hari
Puasa Ramadhan
Tata Letak :
NUFA 
Isi               : 
Nurhayati, MA
Donasi Peningkatan Mutu Guru PAUD Bank BRI 0012-01-009199-53-6 a.n PAUD Insan Mandiri 
Konfirmasi Transfer:
  • SMS   : 08111102923 
  • Email : gurupaudinsanmandiri@gmail.com 

Kumpulan  
Doa 30 Hari Puasa Ramadhan

DOA MENYAMBUT BULAN RAMADHAN (1)
 اللَّهُمَّ بَاركِْ لَناَ فِى رجََبٍ وَشَعْباَنَ وَبَاركِْ لَناَ فِى رمََضَانَ
Alloohumma baariklanaa fii Rojaba wa Sya'ban, wabaariklanaa Romadhon
Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta berkahilah kami dalam bulan Ramadhan.

Keterangan :
  • Doa ini diambil dari hadits riwayat Ahmad (no. 2346 dan 2387). Doa tersebut dibaca sejak bulan Rajab. 


DOA MENYAMBUT BULAN RAMADHAN (2)
 الَلَّهُمَّ بَاركِْ لَناَ فِى رجََبَ وَ شَعْباَنَ وَ بلَغِْناَ رمََضَانَ
Alloohumma baariklanaa fii Rojaba wa Sya'ban, waballighnaa Romadhon
Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan.

Keterangan :
  • Doa ini diambil dari hadits riwayat Al-Baihaqi dan Thabrani. Doa ini menyambut Ramadhan yang kedua ini lebih populer, namun menurut Al-Albani hadits tersebut dhaif.


Kumpulan  
Doa 30 Hari  Puasa Ramadhan
Sumber: 
Mafâtihul Jinân: bab 2, pasal 3

DOA HARI KE-1
 بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صلِ على مِحمِد وِآِل مِحمد
 الَلَّهُمَّ اجْعَلِْ ِصيَ ِامي ِفِيْهِ ِصيَاِمَ الِصَّائ ِمِيْنَ، وَقيَاِمي فيْهِ قيَامَ الْقَا ِئ ِميْنَ، وَنبَِّهْ ِني ِفيْهِ عَنْ نوَْمَةِ
  الْغَافلِيْنَ، وَهَبْ لي جُرمْي فيْهِ يَا الَهَ الْعَالمَيْنَ، وَاعْفُ عَنِّي يَا عَا ِفياً عَنْ المْجُْ ِر ِميْنَ
Allâhummaj’al shiyâmî fîhi shiyâmash shâimîn, wa qiyâmî fîhi qiyâmal qâimîn, wa nabbihnî fîhi ‘an nawmatil ghâfilîn, wa hablî jurmî fîhi yâ Ilâhal ‘âlamîn, wa’fu ‘annî yâ ‘âfiyan ‘anil mujrimîn.

Ya Allah, jadikan puasaku di bulan ini sebagai puasa orang-orang yang berpuasa sebenarnya, shalat malamku di dalamnya sebagai orang yang shalat malam sebenarnya, bangunkan daku di dalamnya dari tidurnya orang-orang yang lalai. Bebaskan aku dari dosa-dosaku wahai Tuhan semesta alam. Maafkan aku wahai Yang Memberi ampunan kepada orang-orang yang berbuat dosa.

DOA HARI KE-2
 بسم الله الرحمن الرحيم   اللهم صلِ على مِحمِد وِآِل مِحمد
 الَلَّهُمَّ اجْعَلِْ ِصيَ ِامي ِفِيْهِ ِصيَاِمَ الِصَّائ ِمِيْنَ، وَقيَاِمي فيْهِ قيَامَ الْقَا ِئ ِميْنَ، وَنبَِّهْ ِني ِفيْهِ عَنْ نوَْمَةِ
  الْغَافلِيْنَ، وَهَبْ لي جُرمْي فيْهِ يَا الَهَ الْعَالمَيْنَ، وَاعْفُ عَنِّي يَا عَا ِفياً عَنْ المْجُْ ِر ِميْنَ
Allâhummaj’al shiyâmî fîhi shiyâmash shâimîn, wa qiyâmî fîhi qiyâmal qâimîn, wa nabbihnî fîhi ‘an nawmatil ghâfilîn, wa hablî jurmî fîhi yâ Ilâhal ‘âlamîn, wa’fu ‘annî yâ ‘âfiyan ‘anil mujrimîn.

Ya Allah, jadikan puasaku di bulan ini sebagai puasa orang-orang yang berpuasa sebenarnya, shalat malamku di dalamnya sebagai orang yang shalat malam sebenarnya, bangunkan daku di dalamnya dari tidurnya orang-orang yang lalai. Bebaskan aku dari dosa-dosaku wahai Tuhan semesta alam. Maafkan aku wahai Yang Memberi ampunan kepada orang-orang yang berbuat dosa.

DOA HARI KE-3
 بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صِل علِى مِحمد وآلِ محمِد
 الَلَّهُمَّ قَِّ رب ِنْي ِفيْهِ ِالَى مَرضَْا ِتكَ، وَجَنِّبنْيِ فيْهِ منْ سَخَطكَِِ وَنقَمَا ِتكَ، وَوَفِّقْ ِني ِفيْهِ لِ ِقرآَءَ ِة آيَا ِتكَ
  بِرحَْمَتكَ يَا ارَحَْمَ الراَّحميْنَ
Allâhumma qarribnî fîhi ilâ mardhâtika, wa jannibnî fîhi minsakhatika wa naqimâtika, wa waffiqnî fîhi liqirâati âyâtika birahmatika yâ Arhamar râhimîn.

Ya Allah, dekatkan daku di bulan ini kepada keridhaan-Mu. Jauhkan daku di dalamnya dari kemurkaan dan kebencian-Mu, serta bimbinglah daku untuk membaca ayat-ayat-Mu dengan rahmat-Mu wahai yang Paling Pengasih dari semua yang mengasihi.

DOA HARI KE-4
 بسم الله الرحمن الرحيم   اللهم صلِ علىِ محِمد وآل محمد
 الَلَّهُمَّ ارْزُقْ ِني ِفيْهِ الذِّهْنَ وَالتنَّبِْيْهَ، وَبَاعدِْ ِني فيْهِ مِنَ السَّفَاهَةِ وَالتمَِّْوِيْهِ، وَاجْعَلْ لِي نَ ِصيبْاً ِمنْ
 كُ ِّل خَيرٍْ تنُزِْلُ فيْهِ، بِجُوْدكَ يَا اجَْوَدَ الْاَجْوَديْنَ
Allâhummarzuqnî fîhidz dzihna wattanbîh, wa bâ’idnî fîhi minas safâhati wattamwîh, waj’allî nashîban min kulli khyarin tunzilu fîhi, bijûdika yâ Ajwadal ajwadîn.

Ya Allah, karuniakan kepadaku di dalamnya pengetahuan dan kesadaran, jauhkan daku di dalamnya dari kebodohan dan kepalsuan, dan berikan kepadaku bagian dari setiap kebaikan yang diturunkan di dalamnya dengan kedermawanan-Mu wahai Yang Maha Dermawan semua yang dermawan

DOA HARI KE-5
 بسم الله الرحمن الرحيم   اللهم صِلِ علِى محمد وِآل محمد
 الَلَّهُمَّ قَ ِّو ِني ِفيْهِ عَلَى ِاقَامَةِ امَِْركَِ، وَاذَقْنِي فيْهِ حَلاَوَةَ ذكْركَِ، وَاوَْزعِِْ نيِ ِفيْهِ لاِدََا ِء شُكْركَِ بِكَر ِمَكَ،
  وَاحْفَظنْي ِفيْهِ ِبحفْ ِظكَ وَسَت ِرْكَ، يَا ابَْصَرَ الناَّظ ِريْنَ
Allâhumma qawwinî fîhi ‘alâ iqâmati amrika, wa adziqnî fîhi halâwata dzikrika, wa awzi’nî fîhi liadâi syukrika bikaramika, 
wahfazhnî fîhi bihifzhika wa satrika, yâ Absharan nâzhirîn.

Ya Allah, berilah daku kekuatan untuk melaksanakan perintah-Mu di dalamnya. Berikan kepadaku di dalamnya kelezatan berzikir 

kepada-Mu. Bantulah aku di dalamnya untuk bersyukur kepada-Mu dengan kemuliaan-Mu. Lindungilah daku di dalamnya dengan penjagaan-Mu dan perlindungan-Mu wahai Yang Maha Pengasih dari segala yang mengasihi.

DOA HARI KE-6
 بسم الله الرحمن الرحيم   اللهم صل عِلى مِحمِد وآِل مِحمد
 الَلَّهُمَّ اجْعَلِْ ني ِفيْهِ ِمنَ المْسُِْتغَْ ِفرِِيْنَِ، وَاجْعَلْني فيْهِ مِنْ عباَدكَ الصَّالِِِ حِيْنَ الْقَا ِن ِتيْنَ، وَاجْعَلْ ِني ِفيْهِ
  منْ اوَْليَائكَ المْقَُرَّبِيْنَ، بِرأَفْتَكَ يَا ارَحَْمَ الراَّحميْنَ
Allâhummaj’alnî fîhi minal mustaghfirîn, waj’alnî fîhi min 
‘ibâdikash shâlihînal qânitîn, waj’alnî fîhi min awliyâikal muqarrabîn, bira’fatika yâ Arhamar râhimîn.
Ya Allah, jadikan daku di dalamnya tergolong kepada orang-orang yang memohon pengampunan, jadikan daku di dalamnya tergolong kepada hamba-hamba-Mu yang shaleh dan taat, dan jadikan daku di dalamnya tergolong kepada para kekasih-Mu yang didekatkan kepada-Mu dengan kasih sayang-Mu, wahai Yang Maha Pengasih dari semua yang mengasihi.

DOA HARI KE-7
 بسم الله الرحمن الرحيم اللهِم صل على محِمد وآِل مِحمِد
 الَلَّهُمَّ لاَ تَخْذلُِْ ني ِفيْهِ لِتعََرضُِّ مَِعْصي ِتَكَ، ولَاتََضِْرِبنْي بِسيَاط نقَمَ ِتكَ، وَزحَْزحِْ ِني ِفيْهِ ِمنْ مُوجِباَ ِت
  سَخَطكَ، بِمَنِّكَ وَايََاديْكَ يَا مُنتْهََى رغَْبةَِ الراَّ ِغبِيْنَ
Allâhumma lâ takhdzulnî fîhi lita’arrudhi ma’shiyatika, wa lâ tadhribnî bisiyâthi naqimika, wa zahrihnî fîhi min mûjibâti sakhatika, bimannika wa âyâtika yâ Muntahâ raghbatir râghibîn.

Ya Allah, jangan hinakan daku di dalamnya karena perlakuan maksiat pada-Mu, jangan siksa daku, jauhkan daku di dalamnya dari keharusan murka-Mu, dengan karunia dan anugerah-Mu wahai Puncak keinginan orang-orang yang berharap.

DOA HARI KE-8
 بسم الله الرحمن الرحيم   اللهمِ صِل على محمِد وِآل محمدِ
 الَلَّهُمَّ ا ِعَنِّي ِفيْهِ عَلَى ِصيَ ِامهِ وَقيَِامهِ، وَجَِنِِّب ِنْي فيْهِ مِنْ هَفوََِاتهِ وَآثَ ِامهِ، وَارْزقُْ ِني ِفيْهِ ِذكْركََ
  بِدَوَامهِ، بِتوَْفيقْكَ يَا هَاديَ المْضُ ِّليْنَ
Allâhumma a’innî fîhi ‘alâ shiyâmihi wa qiyâmihi, wajadzdzibnî fîhi min hafawâtihi wa âtsâmhi, warzuqnî fîhi dzikraka bidawâmihi, wa bitawfîqika yâ Hâdil mudhillîn.

Ya Allah, tolonglah aku di dalamnya untuk melaksanakan puasa dan shalat malam, jauhkan daku di dalamnya dari dosa dan kesalahan, anugerahkan padaku di dalamnya untuk selalu berzikir pada-Mu dengan bimbingan-Mu wahai Pembimbing orang-orang yang tersesat.

DOA HARI KE-9
 بسم الله الرحمن الرحيم اللهمِ صل على محمدِ وآل محمد
 الَلَّهُمَّ ارْزُقْ ِني ِفيْهِ رحَْمَةَ الْايَتْاَمِ، وَاطعَْامَ الطَّعَامِ، وَِافْشَاءَ السَّلامَِ، وَصُحْبةََ الْ ِكراَمِ، بِطوَْلِكَ يَا
  مَلْجَاَ الْا ِمَليْنَ
Allâhummarzuqnî fîhi rahmatal aytâm, wa ith’âmath tha’âm, wa ifsyâas salâm, wa shuhbatal kirâm, bithawlika yâ Malja-al âmilîn.

Ya Allah, karuniakan kepadaku di dalamnya rasa sayang kepada anak-anak yatim, kemampuan memberi makan, menebarkan salam dan berteman dengan orang-orang yang berakhlak mulia dengan kemurahan-Mu wahai tempat bersandar para pengharap.

DOA HARI KE-10
 بسم الله الرحمن الرحيم   اللِهم صلِ على محِمد وآل مِحمدِ
 الَلَّهُمَّ اجْعَلْ لِي ِفيِْهِ نَِ ِصيِبْاً منْ رحَْمَِتكَ الْوَاسِعَةِ، وَاهْ ِدِني فيْهِ ِلبرَاَ ِهي ِنْكَ السَّا ِطعَةِ، وَخُذْ
  بِناَصيتَي الَى مَرضَْاتكَ الْجَامعَةِ، بِمَحَبتَّكَ يَا امََلَ المْشُْتاَ ِقيْنَ
Allâhummaj’allî fîhi nashîbam mir rahmatikal wâsi’ah, wadinî fîhi libarâhînikas sâthi’ah, wa khudz binâshiyatî ilâ mardhâtikal jâmi’ah, bimahabbatika yâ Amalal musytâqîn.

Ya Allah, berikan padaku di dalamnya bagian dari rahmat-Mu yang luas, bimbinglah daku di dalamnya dengan ilmu-Mu yang bercahaya, dan bimbinglah daku pada keridhaan-Mu yang sempurna dengan cinta-Mu wahai Dambaan orang-orang yang merindukan.

DOA HARI KE-11
 بسم الله الرحمن الرحيم   الِلهم صل على مِحمدِ وآلِ محمدِ
 الَلَّهُمَّ اجْعَلْ ِني ِفيْهِ ِمنَ المْتُوَ ِّكَليْنَ عَِلَيْكَ، وَاِجْعَلْنيِ فيْهِ منَ الْفَائزِِيْنَ لَدَيْكَ، وَاجْعَلْ ِني ِفيْهِ ِمنَ
  المْقَُرَّبِيْنَ الَيْكَ، بِاحْسَانكَ يَا غَايَةَ الطَّالبِيْنَ
Allâhummaj’anî fîhi minal mutawakkilîna ‘alayka, waj’alnî fîhi minal fâizîna ladayka, waj’alnî fîhi minal muqarrabîna ilayka, biihsânika yâ Ghâyatath thâlibîn.

Ya Allah, jadikan aku di dalamnya tergolong kepada orang-orang yang bertawakkal pada-Mu, jadikan aku di dalamnya tergolong kepada orang-orang yang beruntung di sisi-Mu, jadikan aku di dalamnya tergolong kepada orang-orang yang mendekatkan diri pada-Mu, dengan kebaikan-Mu wahai Tujuan orang-orang yang berharap.

DOA HARI KE-12
 بسم الله الرحمن الرحيم   اللهم صلِ علىِ محمد وآل محِمد
 الَلَّهُمَّ حَبِّبْ ِالَيَّ ِفيْهِ الْاِحْسَانَ، وكََ ِّرهْ الَيَِّ فيْهِ الِْفُسُوقَ وَالْعِصِْيَانَ، وَحَ ِّرمْ عَلَيَّ ِفيْهِ السَّخَطَ
  وَالنِّيرْاَنَ ِبعَوْنكَ يَا غيَاثَ المْسُْتغَيْثيْنَ
Allâhumma habbib ilayya fîhil ihsân, wa karrih ilayya fîhil fusûqa wal-‘ishyân, wa harrim ‘alayya fîhis sakhatha wan nîrân, bi’awnika yâ Ghiyâtsal mustaghîtsîn.

Ya Allah, karuniakan padaku di dalamnya rasa cinta pada kebaikan, benci pada kefasikan dan kemaksiatan, selamatkan aku di dalamnya dari murka-Mu dan neraka dengan pertolongan-Mu wahai Pelindung orang-orang yang mencari perlindungan. 

DOA HARI KE-13
 بسم الله الرحمن الرحيم   اللهِم صل عِلى مِحمدِ وآل محمد
 الَلَّهُمَّ ز ِّيَنِّي ِفيْهِ بِال ِّسترِْ وَالْعَفَِاف، وَاِسِْترُنْي فيْهِ بِلباَسِ الْقُِنوُعِ وَالْكَفَا ِفِ، وَاحْ ِملْ ِنيِ ِفيْهِ عَلَى
 الْعَدْلِ وَالْاِنْصَا ِف، وَآمنِّي ِفيْه منْ كُ ِّل مَا اخََافُ، بِعصْمَ ِتكَ يَا عصْمَةَ الْخَائ ِفيْنَ
Allâhumma zayyinnî fîhi bissatri wal ‘afâf, wasturnî fîhi bilibâsil qunû’i wal kafâf, wahmilnî fîhi ‘alal ‘adli wal inshâf, wa âminnî fîhi min kulli mâ akhâfu, bi’ishmatika yâ ‘Ishmatal khâifîn.

Ya Allah, hiasi daku di dalamnya dengan pengampunan dan kesucian, tutupi daku di dalamnya dengan pakaian qana’ah dan rasa cukup, bawalah daku di dalamnya pada keadilan dan keseimbangan, karuniakan padaku di dalamnya rasa aman dari apa yang kutakutkan, dengan penjagaan-Mu wahai Yang Menjaga orang-orang yang ketakutan.

DOA HARI KE-14
 بسم الله الرحمن الرحيم   اللهم صل على محمِد وآل محمِد
 الَلَّهُمَّ ط ِّهَر ِنْي ِفيْهِ ِمنَ الدَّنَسِ وَالْاَِقْذَارِ، وَصَبِّر ِنِْي فيْهِ عَلَى كَائناَ ِت الْاقَْدَارِ، وَوَفِّقْ ِني ِفيْهِ لِلتقَُّى
 وَصُحْبةَ الْابَرْاَرِ، بِعَوْنكَ يَا قُرةََّ عَيْنِ المْسََا ِكيْنَ
Allâhumma thahhirnî fîhi minad danasi wal aqdzâr, wa shabbirnî fîhi ‘alâ kâinâtil iqdâr, wa waffiqnî fîhit tuqâ wa shuhbatal abrâr, bi’awnika yâ Qurrata ‘aynil masâkîn.

Ya Allah, sucikan daku di dalamnya dari noda dan kotoran, anugrahkan padaku di dalamnya kesabaran pada ketentuan takdir-Mu, bimbinglah daku di dalamnya pada ketakwaan dan berteman dengan orang-orang yang baik, dengan pertolongan-Mu wahai Penyejuk hati orang-orang yang miskin. 

DOA HARI KE-15
 بسم الله الرحمن الرحيم   اللهِمِ صل على محِمد وآل محمِد
 الَلَّهُمَّ ارْزُقْ ِني ِفيْهِ طاَعَةَ الْخَاشعيْنَ، وَاشْرحَْ فيِْهِ صَدْرِي بِانَابَةِ المْخُْبِ ِتيْنَ، بِامََا ِنكَ يَا امََانَ
 الْخَائِفيْنَ
Allâhummarzuqnî fîhi thâ’atal khâsyi’în, wasyrah fîhi shadrî biinâbatil mukhbitîn, biamânika yâ Amânal khâifîn.

Ya Allah, anugerahkan padaku di dalamnya ketaatan orang-orang yang khusu’, lapangkan dadaku dengan taubatnya orang-orang yang memperoleh ketenteraman, dengan keamanan-Mu wahai Yang Memberi rasa aman kepada orang-orang yang ketakutan. 

DOA HARI KE-16
 بسم الله الرحمن الرحيم اللهِمِ صل على محِمد وآل محمِد
 الَلَّهُمَّ ارْزُقْ ِني ِفيْهِ طاَعَةَ الْخَاشعيْنَ، وَاشْرحَْ فيِْهِ صَدْرِي بِانَابَةِ المْخُْبِ ِتيْنَ، بِامََا ِنكَ يَا امََانَ
 الْخَائِفيْنَ
Allâhummarzuqnî fîhi thâ’atal khâsyi’în, wasyrah fîhi shadrî biinâbatil mukhbitîn, biamânika yâ Amânal khâifîn.

Ya Allah, anugerahkan padaku di dalamnya ketaatan orang-orang yang khusu’, lapangkan dadaku dengan taubatnya orang-orang yang memperoleh ketenteraman, dengan keamanan-Mu wahai Yang Memberi rasa aman kepada orang-orang yang ketakutan.

DOA HARI KE-17
 بسم الله الرحمن الرحيم   اللهم صلِ علىِ محمد وآل محمد
 الَلَّهُمَّ وَفِّقْ ِني ِفيْهِ ِلموَُافقََةِ الْابَرْاَرِ، وَجَنِّبنْيِ فيْهِِ مُراَفقََِةَ الْاشَْرِاَرِ، وَآوِ نِي ِفيْهِ بِرحَْمَ ِتكَ ِالَى دَارِ
 الْقَراَرِ، بِالَهِيتَّكَ يَا الَهَ الْعَالمَيْنَ
Allâhumma waffiqnî fîhi limuwâfaqatil abrâr, wa jannibnî fîhi murâfaqatal asyrâr, wa âwinî fîhi birahmatika ilâ dâril qarâr, biilâhiyyatika yâ Ilâhal ‘âlamîn. 

Ya Allah, bimbinglah daku di dalamnya untuk meniru orang-orang yang berbuat kesalehan. Jauhkan daku di dalamnya dari berteman dengan orang-orang yang berbuat kejahatan. Kemba¬likan daku di dalamnya dengan rahmat-Mu ke dalam kediaman yang abadi dengan ilahiyat-Mu wahai Tuhan semesta alam. 

DOA HARI KE-18
 بسم الله الرحمن الرحيم   اللهم صل على محمِد وآل محِمد
 الَلَّهُمَّ اهِْ ِد ِني ِفيْهِ لِصَالِحِ الْاَِعْمَالِ، وَاقْضِ لِي فيْهِ اِلْحَوَائجَ وَالْامََالَ، يَا مَنْ لاَ يَحْتاَجُِ ِالَى
 التفَّْسيرِْ وَالسُّؤاَلِ، يَا عَالماً بِمَا ِفي صُدُورِ الْعَالمَيْنَ، صَ ِّل عَلَى مُحَمَّ ٍد وَآلِهِ الطَّاهرِيْنَ
Allâhummahdinî fîhi lishâlihil a’mâl, waqdhilî fîhil hawâija walamâl, yâ Mal lâ yahtâju ilat tafsîri was-suâl, yâ ‘âliman bimâ fî shudûril ‘âlamîn, shallî ‘alâ Muhammadin wa âlihith thâhrîn.

Ya Allah, bimbinglah daku di bulan yang mulia ini untuk mengamalkan kesalehan, tunaikan di dalamnya semua keperluan dan dan sampaikan daku pada cita-citaku, wahai Yang Tidak Memerlukan penjelasan dan permohonan, wahai Yang Mengetahui apa yang tersimpan dalam hati semua manusia, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya yang suci. 

DOA HARI KE-19
 الَلَّهُمَّ نبَِّهْنِيْ فِيْهِ لبِرَكََاتِ أسَْحَارهِِ وَ ن ِّوَرْ فِيْهِ قَلْبِيْ بِضِيَاءِ أنَوَْارهِِِ وَ خُذْ بِكُ ِّل أعَْضَائِيْ إلَِى اتِّباَعِ
 آثَا ِر ِه ِبنوُْ ِركَ يَا مُن ِّوَرَ قُلُوْبِ الْعَا ِرفيْنَ

Ya Allah, beritahukanlah kepadaku di bulan ini segala berkah yang tersimpan di dua pertiga malamnya, terangkan hatiku di bulan ini dengan cahayanya, dan bimbinglah seluruh anggota tubuhku di bulan ini untuk mengikuti tanda-tanda keagungannya dengan cahaya-Mu wahai penerang hati para ‘arif. 

DOA HARI KE-20
 الَلَّهُمَّ وَِّفرْ فِيْهِ حَِّظيْ مِنْ برَكََاتِهِ وَ سَ ِّهِلْ سَِبِيلْيِْ إلَِى خَيرْاَِتِهِ وَ لاَ تَحْرمِْنِيْ قَبوُْلَ حَسَناَتِهِ يَا
 هَاديًا إلَى الْحَ ِّق المْبُِيْن

Ya Allah, sempurnakanlah bagianku di bulan ini dengan berkahnya, permudahlah jalanku untuk menempuh kebaikannya, dan janganlah Kau halangi diriku untuk menerima kebaikannya, wahai Penunjuk Jalan kepada kebenaran yang nyata.

 DOA HARI KE-21
 الَلَّهُمَّ افتْحَْ لِيْ فِيْهِ أبَوَْابَ الْجنِاَنِ وَ أغَْلقِْ عَِنِّيْ فِيْهِ أبَوَْابَ النِِّيرَِْانِ وَ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لتِِلاَوَةِ الْقُرآْنِ يَا
 مُنزِْلَ السَّكينْةَِ ِفيْ قُلُوْبِ المْؤُمْنيْنَ
Ya Allah, bukalah bagiku di bulan ini pintu-pintu surga, tutuplah untukku di bulan ini pintu-pintu neraka, dan berikanlah taufik kepadaku di bulan ini untuk membaca al-Quran, wahai Penurun ketenangan di hati Mukminin. 

DOA HARI KE-22
 الَلَّهُمَّ اجْعَلْ لِيْ فِيْهِ إلَِى مَرضَْاتِكَ دَليِْلِاً وَ لاَ تَجْعَِلْ للِشَّيْطَِانِ فِيْهِ عَلَيَّ سَبِيْلاً وَ اجْعَلِ الْجَنةََّ لِيْ
 مَنزْلِاً وَ مَقيْلاً يَا قَاضيَ حَوَائجِ الطَّالِبِيْنَ

Ya Allah, berikanlah kepadaku di bulan ini sebuah petunjuk untuk mencapai keridhaan-Mu, jangan Kau beri kesempatan kepada setan di bulan ini untuk menggodaku, dan jadikanlah surga sebagai tempat tinggal dan bernaungku, wahai Pemberi segala kebutuhan orang-orang yang meminta. 

DOA HARI KE-23
 الَلَّهُمَّ افتْحَْ لِيْ فِيْهِ أبَوَِْابَ فَِضْلكَِ وَ أنَزِْلِْ عَلَيَِّ فِيْهِ برَكََاتِكَ وَ وَفِّقِْنِيْ فِيْهِ لمِوُْجِباَتِ مَرضَْاتِكَ وَ
 أسَْكنِّيْ فيْهِ بُحْبوُْحَات جَناَّتكَ يَا مُجيِبَْ دَعْوَة المْضُْط ِّرَيْنَ

Ya Allah, bukalah bagiku di bulan ini pintu-pintu anugerah-Mu, turunkanlah kepadaku di bulan ini berkah-berkah-Mu, berikanlah taufik kepadaku di bulan ini untuk mencapai keridhaan-Mu, dan tempatkanlah aku di bulan ini di tengah-tengah surga-Mu, wahai Pengabul permintaan orang-orang yang ditimpa kesulitan. 

DOA HARI KE-24
 الَلَّهُمَّ اغْسِلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الذنُّوُْبِ وَ ط ِّهَرنِْيِْ فِيْهِ مِنَِ الْعُيوُِْبِ وَ امْتحَِنْ قَلْبِيْ فِيْهِ بِتقَْوَى الْقُلُوْبِ يَا
 مُقيْلَ عَثرَاَت المْذُنْبِيْنَ

Ya Allah, sucikanlah aku di bulan ini dari dosa-dosa, bersihkanlah aku di bulan ini dari segala aib, dan ujilah aku di bulan ini dengan ketakwaan, wahai Pemaaf segala kesalahan orang-orang yang berdosa. 

DOA HARI KE-25
 الَلَّهُمَّ إنِِّيْ أسَْألَُكَ فِيْهِ مَا يرُضِْيْكَ وَ أعَُِوْذُ بِكَ مِمَّا يؤُذِْيْكَ وَِ أسَْألَُكَ التوَّْفِيْقَ فِيْهِ لأنَْ أطُِيْعَكَ وَ لاَ
 أعَْصيَكَ يَا جَوَّادَ السَّائلِيْنَ

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu di bulan ini segala yang mendatangkan keridhaan-Mu, aku berlindung kepada-Mu dari segala yang dapat menimbulkan murka-Mu, dan aku memohon kepada-Mu taufik untuk menaati-Mu dan tidak bermaksiat kepadaMu, wahai Yang Maha Dermawan terhadap para pemohon. 

DOA HARI KE-26
 الَلَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مُحِبًاّ لأِوَْليَِائِكَ وَ مُعَادِيًا لأعَْدَائِكَ مُسْتنَاّ بِسُنةَِّ خَاتمَِ أنَبِْيَائِكَ يَا عَاصِمَ قُلُوْبِ
 النبَِّ ِّييْنَ

Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini pencinta para kekasih-Mu, pembenci para musuh-Mu, mengikuti sunnah penutup para nabiMu, wahai Penjaga hati para nabi.

DOA HARI KE-27
 الَلَّهُمَّ اجْعَلْ سَعْيِيْ فِيْهِ مَشْكُوْراً وَ ذنَبِْيْ فِيْهِ مَغْفوُْراً وَِ عَمَليِْ فِيْهِ مَقْبوُلْاً وَ عَيبِْيْ فِيْهِ مَسْتوُْراً يَا
 أسَْمَعَ السَّ ِامعيْنَ

Ya Allah, jadikanlah usahaku di bulan ini disyukuri, dosaku diampuni, amalku diterima dan kejelekanku ditutupi, wahai Dzat Yang Lebih Mendengar dari setiap yang mendengar. 

DOA HARI KE-28
 الَلَّهُمَّ ارْزقُْنِيْ فِيْهِ فَضْلَ لَيلَْةِ الْقَدْرِ وَ صَ ِّيرْ أمُُوْرِيْ فِيْهِ مِنَ الْعُسِِْرِ إلَِى الِْيُسْرِ وَ اقْبلَْ مَعَاذِيرِْيْ وَ
 حُطَّ عَنِّيَ الذنَّبَْ وَ الْ ِوزرَْ يَا رَؤُوْفًا ِب ِعباَده الصَّالِحيْنَ

Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku di bulan ini keutamaan Lailatul Qadr, jadikanlah urusanku yang sulit menjadi mudah, terimalah ketidakmampuanku, dan hapuskanlah dosa dan kesalahanku, wahai Yang Maha Kasih kepada hamba-hamba-Nya yang salih.

 DOA HARI KE-29
 الَلَّهُمَّ وَِّفرْ حَظِّيْ فِيْهِ مِنَ النوََِّافِلِ وَ أكَِْرمِْنِيْ فِيْهِ بِإِحْضَارِِ المْسََائِلِِ وَ قَ ِّربْ فِيْهِ وَسِيلَْتِيْ إلَِيْكَ مِنْ
 بيَْن الْوَسَائلِ يَا مَنْ لاَ يَشْغَلُهُ إلْحَاحُ المْلُ ِّحيْنَ

Ya Allah, sempurnakanlah bagiku di bulan ini ibadah-ibadah sunnah, muliakanlah aku di bulan ini dengan memahami setiap masalah (yang kuhadapi), dan dekatkanlah di bulan ini perantaraku menuju ke haribaan-Mu, wahai Dzat yang tak disibukkan oleh rintihan para perintih.

DOA HARI KE-30
 الَلَّهُمَّ غَ ِّشنِيْ فِيْهِ بِالرحَّْمَةِ وَ ارْزُقْنِيْ فِيِْهِ التوَّْفِِيْقَ وَِ الْعِصِِْمَةَ وَ ط ِّهَرْ قَلْبِيْ مِنْ غَيَاهِبِ التهَُّمَةِ يَا
 رحَيْمًا بِعباَ ِده المْؤُمْنيْنَ
Ya Allah, limpahkanlah rahmat-Mu atasku, anugerahkanlah kepadaku di bulan ini taufik dan penjagaan, dan bersihkan hatiku di bulan ini dari mencela, wahai Dzat yang Maha Pengasih atas hamba-hamba-Nya yang Mukmin.

 DOA HARI KE-31
 الَلَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِيْ فِيْهِ بِالشُّكِْرِ وَ الْقَبٍوُْلِ عَِلَى مَا تِرَضَْاهُ وَ يرَضَْاهُ الرسَُّوْلُ مُِحْكَمَةً فرُُوْعُهُ
 بِالأصُُوْلِ بِحَ ِّق سَ ِّيدنَا مُحَمَّد وَ آلهِ الطَّاهرِيْنَ وَ الْحَمْدُ لِلهِ ر ِّبَ الْعَالمَيْنَ

Ya Allah, kabulkan puasaku di bulan ini sesuai dengan ridha-Mu dan ridha Rasul-Mu (sehingga) cabang-cabangnya kokoh karena pondasinya demi junjungan kami Muhammad dan keluarganya. Dan segala puja bagi Allah Tuhan semesta alam.

EBOOK GRATIS
BOLEH DISEBARLUASKAN
Donasi Peningkatan Mutu Guru PAUD Bank BRI 0012-01-009199-53-6 a.n PAUD Insan Mandiri 
Konfirmasi Transfer:
  • SMS   : 08111102923 
  • Email : gurupaudinsanmandiri@gmail.com 
☆☆☆☆☆
CATATAN
Muslim akan terus bekerja selama bulan Ramadan. Nabi Muhammad mengatakan bahwa penting untuk menjaga keseimbangan antara ibadah dan pekerjaan. 

Di beberapa negara Muslim, seperti Oman, bagaimanapun, jam kerja dipersingkat selama bulan Ramadan. 

Sering disarankan agar orang-orang Muslim yang bekerja menginformasikan majikan mereka jika mereka berpuasa, mengingat potensi ketaatan untuk mempengaruhi kinerja di tempat kerja. 

Sejauh mana pengamat Ramadan dilindungi oleh akomodasi religius berbeda-beda di setiap negara. 

Kebijakan yang menempatkan mereka pada posisi yang kurang menguntungkan dibandingkan dengan karyawan lainnya telah dipenuhi dengan klaim diskriminasi di Inggris dan Amerika Serikat.
☆☆☆☆☆