Dipagi yang cerah, ketika matahari terbit dari ufuk timur. Menyinari tubuh dari kedinginan semalam.
Ketika itu, seorang ayah melihat anaknya menyapu teras rumahnya. Dipanggilah sang anak itu.
Nak...
Tolong buatkan kopi Kapal Api Special dua gelas untuk kita berdua nak, tapi gulanya jangan engkau tuang dulu, bawa saja ke mari beserta wadahnya.
Anak :
Baik, ayah Tidak berapa lama, anaknya sudah membawa dua gelas kopi yang masih hangat dan gula di dalam wadahnya beserta sendok kecil.
Ayah :
Cobalah kamu rasakan kopimu nak, bagaimana rasa kopimu?
Anak :
Rasanya sangat pahit sekali ayah
Ayah :
Tuangkanlah sesendok gula, aduklah, bagaimana rasanya?
Anak :
Rasa pahitnya sudah mulai berkurang, ayah
Ayah :
Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
Anak :
Rasa pahitnya sudah berkurang banyak, ayah..
Ayah :
Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
Anak :
Rasa manis mulai terasa tapi rasa pahit juga masih sedikit terasa, ayah...
Ayah :
Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
Anak :
Rasa pahit kopi sudah tidak terasa, yang ada rasa manis, ayah?
Ayah :
Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
Anak :
Sangat manis sekali, ayah.
Ayah :
Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
Anak :
Terlalu manis. Malah tidak enak, ayah..
Ayah :
Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
Anak :
Rasa kopinya jadi tidak enak, lebih enak saat ada rasa pahit kopi dan manis gulanya sama-sama terasa, ayah.
Ayah :
Ketahuilah nak. Pelajaran yg dapat kita ambil dari contoh ini adalah:
Jika rasa pahit kopi ibarat kemiskinan hidup kita, dan rasa manis gula ibarat kekayaan harta, lalu menurutmu kenikmatan hidup itu sebaiknya seperti apa nak?
(Sejenak sang anak termenung, lalu menjawab.)
Anak :
Ya ayah, sekarang saya mulai mengerti, bahwa kenikmatan hidup dapat kita rasakan, jika kita dapat merasakan hidup secukupnya, tidak melampaui batas.
Terimakasih atas pelajaran ini, ayah..
Ayah :
Ayo anakku, kopi yang sudah kamu beri gula tadi, campurkan dengan kopi yang belum kamu beri gula, aduklah, lalu tuangkan dalam kedua gelas ini, lalu kita nikmati segelas kopi ini.
(Sang anak lalu mengerjakan perintah ayahnya.)
Ayah : Bagaimana rasanya?
Anak : Rasanya nikmat, ayah.
Ayah :
Begitu pula jika engkau memiliki kelebihan harta, akan terasa nikmat bila engkau mau membaginya dengan orang-orang yang kekurangan.
Anak :
Terima kasih atas ilustrasinya, ayah.
Berbagi bersama akan membuatmu merasa hidup, dan nikmat. Tidak ada kalori yang kamu timbun sendiri, sehingga akan menjadi suatu penyakit yang akan menggrogoti tubuh dan pikiranmu. Dan jika seperti itu, apalah arti hidupmu?
Nikmti Hidupmu dipagi hari, penuh motivasi bersama secangkir Kopi Kapal Api Spesial.
Selamat ngopi dengan penuh kenikmatan hari ini...
LUAR BIASA!!!! 👍
☆☆☆☆☆☆
- Resiko Pacaran Dengan Ayam Kapus
- Bahasa Tubuh Orang Cerdas
- Belajar Berderma Dari Secangkir Kopi Kapal Api Special Pagi
- Duniaku seakan-akan berputar
- Cabuli Diri Sendiri Di Wisata Lendir (ikeh-ikeh kimochi, haik!)
- Surat Untuk Sahabat Sejatiku
- Looking at that girl
- Ki Paut Anomsari: Untuk Mereka Yang Merasa Maha Benar
- Akhir Dari Sebuah Perjuangan (Kesalahan Cinta)
- Ilustrasi hembusan nafas panjang
- Betapa pentingnya mencintai diri sendiri terlebih dahulu.
- Cinta itu tidak bisa dinilai dengan hanya didasarkan pada materi saja.
- Kebanggaan Pada Diriku (Isi Duniaku)
- Ujung Yang Memalukan
- Nightmare or Reality Penname : Question Of Life
- Jangan Menilai Buku Dari Sampulnya
- Masa Itu Adalah Masa Yang Paling Terkenang.
- Tahta Cahaya Bulan Bintang Yang Hilang
- Slalu Ada Keju Gratis Dalam Perangkap Tikus
- Tukang Air Dan Tempayan Retak
- Si Tikus Yang Tanpa Penghargaan
- Ada Cinta Di Setiap Tetes Aroma Parfum/ Minyak Wangi Master Spray Cologne Power Read
- Jeritan Hati Wanita Malam Yang Merindukan Cinta
- Ketika Aku Menangis Dan Memeluk Istriku
- Sebilah Pisau Yang Tidak Berwujud
- Saat Kematian Itu Kian Dekat (By: B.J. Habibi)
- Cak Black Kepincut Cewek Jakarta
- Cinta Terlarang Cak Black Karo Sephia'e
- Istri Rasa Janda Jare Cak Black
- Bunga Mawar
- Sang Janda Yang Haus Dan Sopirnya Yang Ganteng
- Sang Istri yang Diejek Mantan Kekasih Suami saat Reuni.
- Terpasung Bukan Karena Benci
- Wanita Yang Kena Azab Di Tanah Suci
- Ketika Hilangnya Dunia Cipta Yang Megah
- Si Pikun Yang Cerdas
No comments:
Post a Comment
Obrolan yang baik bukan hanya sebuah obrolan yang mengkritik saja, tetapi juga memberi saran dan dimana saran dan kritik tersebut terulas kekurangan dan kelebihan dari saran dan kritik.
BERIKAN OPINI SAHABAT BITTER TENTANG TULISAN TERSEBUT