Berbunga hatiku ketika mendengar kata-kata manisnya

 
Namaku Sarah lebih lengkapnya Sarah Amelia banyak yang bilang namaku memang cantik, secantik wajahku dan banyak juga yang bilang kalau aku tidak pantas menjadi seorang pembokat. 

Karena selain memiliki wajah cantik kulitkupun putih bersih, sehingga banyak yang mengira kalau aku bukan seorang pembantu di rumah majikanku, mereka pikir aku adalah saudara yang numpang disini.

Namun ketika majikan perempuanku menjelaskan merekapun mengerti, dan tahu kalau aku hanya seorang pembantu. 

Aku sudah lima bulan berada di sini dengan menggunakan jasa penyalur pembantu akupun tidak perlu lama untuk menunggu mendapatkan majikan setelah bu Bella merekrutku waktu dia datang ke tempat penyalur tenaga kerja rumah tangga itu, dan aku senang bukan main.

Karena niatku dari kampung memang ingin mencari pekerjaan setelah lulus dari SMA, apalagi aku memang berniat menghindar dari mantan pacarku yang akan menikah dengan sepupuku sendiri. 

Padahal kami sudah pernah melakukan hubungan intim layaknya dalam cerita ngentot, bukan hanya sekali tapi sejak aku duduk di kelas dua SMA hingga menginjak kelas tiga.

Tapi bukannya bertanggung jawab padaku, pacarku malah menikahi sepupuku yang memang sudah memiliki pekerjaan sebagai PNS. 

Sedangkan dia sendiri masih honorer, usiaku memang terpaut lima tahun lebih dengannya dan aku mengira itu sudah cukup untuk seorang pria bersikap dewasa, malah aku tidak pernah menerima ungkapan cinta dari cowok yang masih seusia denganku karena aku begitu mencintainya.

Hingga tanpa terasa aku berhubungan dengannya sampai dua tahun lebih. 

Dan semua orang tahu tentang hubungan kami hingga aku menanggung rasa malu setelah dia memutuskan untuk menikah dengan orang lain bukan denganku. 

Hingga akhirnya sampai juga aku di kota ini, dengan memiliki majikan yang hanya tinggal sendirian karena anak satu-satunya menempuh pendidikan di luar negeri.

Sedangkan majikanku sama-sama bekerja jadi setiap hari mereka selalu nampak sibuk. 

Bahkan terkadang tidak pulang ke rumah dari yang aku tahu kalau mereka tidak pulang ada perjalanan bisnis yang harus mereka kerjakan di luar kota maupun ke luar negeri. 

Malah terkadang istri majikanku pergi sendirian dan hanya majikanku yang ada di rumah dan aku biasa memanggilnya pak Wildan.

Seperti hari ini sudah dua hari istri pak Wildan pergi ke luar kota dan hanya tinggal dia sendiri di rumah. 

Pagi ini aku masuk dalam kamarnya dan berniat membangunkab pak Wildan tapi aku melihat dia sepertinya sedang kedinginan dan benar saja ketika aku letakkan tanganku di keningnya rupanya dia sedang demam, langsung saja aku memberikannya obat dan dia langsung meminumnya.

Hari itu seperti biasa setelah semuanya bersih dan semua pekerjaanku kelar. 

Aku masuk dalam kamar dan membaca cerita ngentot untuk melepas penatku, terbesit rasa ingin melakukan hal itu. 

Apalagi aku pernah melakukan hubungan intim itu, cerita ngentot dengan mantanku. 

Hingga akhirnya ketika malam tiba akupun bermaksud membangunkan pak Wildan karena hari sudah malam dan dia sedari tadi belum keluar kamar juga.

Begitu sampai di dalam kamarnya aku tidak melihat pak Wildan di atas tempat tidur. 

Akupun langsung mencarinya dan aku lihat pintu kamar mandi terbuka saat itulah aku masuk dalam kamar mandinya, betapa terperanjatnya aku ketika tubuhku menabrak sesuatu dan membuat aku terjatuh saat itu juga tubuhku di tindih dari atas. 

Setelah aku sadar rupanya tubuh bugil pak Wildan berada di atas tubuhku.

Aku ingin segera bangun saat itu namun ketika wajah pak Wildan mendekat dan melumat lembut bibirku. 

Aku terdiam dan tanpa banyak berpikir akupun membalas lumatan bibirnya Aaaaagggghh….. aaaaggggghh…. kamu… cantik.... Sarah… aaaaaggghhh.. 
Berbunga hatiku ketika mendengar kata-kata manisnya semakin erat pula aku mendekap tubuh bugilnya.

Hingga tidak terasa kontolnya semakin membesar bahkan menggeliat seakan menyeruak bagian perutku. 

Saat itu juga aku ingat cerita ngentot yang aku baca dengan perlahan aku bergerak turun hingga sampai pas di depan Rudalnya, lalu dengan cepat aku lumat Rudal itu dengan lembutnya dan hal itu membuat pak Wlidan mengerang kenikmatan apalagi aku semakin liar menghisapnya.

Pak Wildanpun mengerang lebih keras ketika mulutku terus menghisapnya 
Oooouuuggghhh….ooouugghh… ooouugghhh.. sayang… kamu.. aaaggghh.. hebat…. aaaaagggghhh… aaaggggghh.. 
Aku tidak tahan untuk tidak mengocoknya sembari terus memainkan kontolnya dalam mulutku, bahkan kini aku lihat pak Wildan menarik tubuhku agar cepat naik ke atas tubuhnya.

Perlahan akupun naik ke atas tubuhnya hingga akhirnya aku dapat memasukan kontol pak Wildan dalam memekku, dan akupun bergerak 
Ooouuugggggghhh… ooouuuggghh… aaaaaaggggghhh…. aaaaaaggghh… terus… sayang….. aaaggggghhh… 
Desah pak Wildan ketika aku bergoyang di atas tubuhnya kini tangannyapun mulai aktif meremas tetekku juga.

Hingga kami berdua sama-sama mendesah menikmati permainan ini, layaknya dalam cerita ngentot yang sering aku baca. 

Tubuh kamipun bersimbah keringat karena bergerak aktif melakukan hubungan intim ini 
OOouuugggghhh… oooouuuggghhhhh… aaaaagggghhh… cepat.. sayang…… aaaaggggghhh...
Tanpa meminta dua kali kontol pak Wildan sudah menyemburkan spermanya pada memekku.

Akupun menikmatinya dengan cara mendekap erat tubuh pak Wildan semakin erat, bahkan dia semakin erat pula memeluk tubuhku yang sama-sama berkeringat. 

Aku merasa puas melakukan adegan cerita ngentot dengan pak Wildan karena itu kami tidak pernah membuang kesempatan untuk melakukan hal itu lagi. 

Bahkan pak Wildan sering mengajakku ke hotel dan hal itu membuat aku semakin cinta padanya.
☆☆☆☆☆

Baca Juga:
  1. Duniaku seakan-akan berputar
  2. Buku Hitam Harian Winda
  3. Kisah Persahabatan Budi dengan ketiga wanita
  4. The Rocking Bad Novi at the naughty bitch a virgin bitch, i’m fucking love it!
  5. Kisah malam pertama pengantin baru Danny Dan Lia
  6. Kisah Kenakalan Gadis SMA
  7. Ukuran memang penting: Kisah bagaimana suami saya menjadi PERKASA DI RANJANG hanya dalam 3 minggu!
  8. Sip.. Deh OK kita pergi (It’s show time...)
  9. Bergadang Full Sampai Pagi
  10. Malam itu udara terasa panas
  11. Berbunga hatiku ketika mendengar kata-kata manisnya
  12. Benarkah keinginan kamu itu..??
  13. Obsesiku Yang Menggebu-Gebu
  14. Bibirnya Menyambut Dengan Lembut
  15. Menjadi Daging Roti Lapis
  16. Desahan Tante Yana Yang Lembut
  17. Kisah Gadis Indo Yang Kos Di Kota Bandung
  18. Ketika Kesempatan Itu Datang (Maaf ya.. Melisa....)
  19. Terjebak
  20. Aku Dipisahkan Dengannya Dan Anakku
  21. Pengalaman Pribadi Diwaktu Kuliah
  22. Ketika Harus Berbagi Kebutuhan Dengan Empat Gadis
  23. Semakin Kupikir Semakin Berkecamuk
  24. Kecemburuan Adalah Rasa Memiliki
  25. Berawal Dari Karaoke
  26. Aku Membelai Rambutnya
  27. Ketika Hujan Semakin Lebat
  28. Butiran Keringat Itu
  29. Skenario Perjalanan Pulang
  30. Fantasi Di Sebuah Pulau
  31. Diatas Tanah Berbatu
  32. Rahasia Yang Terpendam
  33. Nikmat Yang Lain
  34. Mantan Terindah
  35. Tanpa Sadar
  36. Kisah Seorang Suami Yang Melihat Rekam Istrinya Sombong
  37. Di Perjalanan Malam Eni
  38. Kisah Pengalaman Percintaan Natalia Yang Pertama Bersama Lina Dan Suaminya.
  39. Ketika Sedang Dipinjam Setan
  40. Perselingkuhan Yang Dimulai Dari Chat
  41. Pelajaran Percintaan
  42. Yang Terbendung Berloncatan
  43. Tetangga Di Depan Rumah Yang Ramah
  44. Cinta Timbul Dari Kepuasan
  45. Dengan Perasaan Bersalah
  46. Ada Apa Denganmu
  47. Pengakuan Yang Menyakitkan
  48. Dia Malah Tersenyumanis
  49. Diawal September Itu
  50. Jaraknya Hanya Dua Tangan
  51. Setelah Aku Melihat
  52. Teman Kerjaku, Denyut Jantungku
  53. Hanya Aku Tidak Mau Mengambil Resiko Yang Lebih Tinggi
  54. Karena Merasa Bersalah Atau Takut
  55. Beberapa Menit Itu
  56. Malam Itu Udara Sangat Panas

No comments:

Post a Comment

Obrolan yang baik bukan hanya sebuah obrolan yang mengkritik saja, tetapi juga memberi saran dan dimana saran dan kritik tersebut terulas kekurangan dan kelebihan dari saran dan kritik.

BERIKAN OPINI SAHABAT BITTER TENTANG TULISAN TERSEBUT